Ini Strategi IFG Genjot Bisnis Asuransi Kesehatan di Tengah Lonjakan Klaim
JAKARTA, investortrust.id - Klaim kesehatan di industri asuransi jiwa terus melonjak seiring dengan inflasi medis yang semakin meningkat. Meski begitu, Indonesia Financial Group (IFG) tetap berupaya memperkuat perannya di bisnis asuransi kesehatan.
”Kami berharap di IFG, melalui IFG Life juga dari awal mendorong produk-produk asuransi jiwa yang memang berorientasi kepada proteksi,” ujar Direktur Bisnis IFG Pantro Pander Silitonga, dalam acara Insurance Forum 2024 secara virtual, Selasa (16/7/2024).
Jika merujuk data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), klaim kesehatan naik 29,6% menjadi Rp 5,96 triliun pada kuartal I-2024 dari Rp 4,60 triliun pada kuartal sama tahun lalu. Selain karena faktor meningkatnya inflasi medis, praktik overtreatment atau pelayanan berlebih yang diberikan oknum fasilitas kesehatan juga disinyalir sebagai pemicu lonjakan klaim.
Pantro tidak menampik jika naiknya klaim kesehatan di industri menjadi kondisi yang menantang. Oleh karena itu, jika perusahaan tidak memiliki model bisnis yang benar, berdampak pada kerugian dan membuatnya tidak sustainable.
Baca Juga
99,7% Polis Jiwasraya yang Setuju Restrukturisasi Telah Dialihkan ke IFG Life
Dikatakan oleh Pantro, salah satu strategi IFG melalui IFG Life untuk mendorong lini asuransi kesehatan yakni dengan mengakuisisi Mandiri Inhealth.
“Mandiri Inhealth mempunyai satu resep yang sangat baik menurut kami. Dan juga bisa memberikan manfaat yang baik buat masyarakat, dan pada saat yang bersamaan menjaga cost buat asuransi,” katanya.
Menjaga biaya, lanjut Pantro, menjadi hal yang sangat penting bagi sebuah perusahaan asuransi, bahkan harus dilakukan secara aktif dan proaktif. Sebab, jika tidak, maka tarif premi asuransi akan membengkak dan ujung-ujungnya yang korban adalah pemegang polis.
“Kami punya bisnis model yang memang cukup jitu untuk me-manage biaya kesehatan. Kami juga memperkuat pilar-pilar bisnis asuransi kesehatan supaya me-manage cost dengan lebih baik sehingga kami bisa tumbuh lebih sehat,” ucapnya.
