Tebar Dividen Rp 23,2 Triliun, BRI Jadi Kontributor Terbesar Setoran BUMN
JAKARTA, investortrust.id - Setoran dividen dari badan usaha milik negara (BUMN) melonjak 102,5% dari Rp 40 triliun pada 2022 menjadi Rp 81 triliun di tahun lalu. Dari jumlah tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI jadi kontributor terbesar dengan setoran dividen Rp 23,2 triliun.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, secara keseluruhan total kontribusi BUMN terhadap negara termasuk pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 636 triliun di tahun lalu atau naik 7,61% dibanding 2022 yakni Rp 591 triliun.
“Perbaikan struktur, transformasi budaya maupun keuangan yang dilakukan BUMN juga ikut dirasakan masyarakat sebagai pemegang saham emiten BUMN,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (17/7/2024).
Baca Juga
Berkontribusi Besar Terhadap Penerimaan Pajak, BRI Raih Apresiasi Wajib Pajak Patuh
Sebagai informasi, setidaknya ada lima perusahaan BUMN yang menyetor dividen paling tinggi, yakni BRI sebesar Rp 23,2 triliun, Pertamina Rp 14 triliun, Bank Mandiri Rp 12,8 triliun, Telkom Rp 8,6 triliun dan MIND ID Rp 7,5 triliun.
Sementara itu, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, sebagai BUMN, pihaknya memiliki peran sebagai agent value creator dan agent development. Untuk menjalankan fungsi tersebut secara simultan, BRI diharuskan mencetak keuntungan.
Baca Juga
Ia menambahkan, sebagai bank rakyat keuntungan yang diperoleh BRI pada akhirnya akan kembali ke negara sebagai pemegang saham mayoritas. Yang selanjutnya akan digunakan untuk kepentingan rakyat melalui program pemerintah.
“Dengan memperoleh keuntungan atau economic value, maka perusahaan BUMN bisa memiliki modal untuk menciptakan social value sehingga ekonomi akan berputar,” kata Sunarso.
“BRI sudah membuktikan bahwa selama ini bisa menjalankan peran economic value dan social value secara simultan,” ucapnya.

