Perbankan Raksasa AS JP Morgan Prediksi Pasar Kripto Bisa Pulih Bulan Depan
JAKARTA, investortrust.id - JP Morgan dalam laporan penelitiannya mengungkapkan bahwa likuidasi kripto diperkirakan akan berkurang pada Juli 2024 dan pasar diperkirakan akan pulih mulai Agustus 2024. JP Morgan mengurangi estimasi aliran bersih kripto tahun ini menjadi US$ 8 miliar dari sebelumnya US$ 12 miliar.
Meski demikian, perbankan raksasa asal Amerika Serikat (AS) tersebut skeptis bahwa perkiraan sebelumnya sebesar US$ 12 miliar akan berlanjut selama sisa tahun ini. Hal itu mengingat betapa tingginya Bitcoin (BTC) relatif terhadap biaya produksinya atau relatif terhadap harga emas. Demikian menurut sebuah laporan dikutip dari CoinDesk, Jumat (12/7/2024).
“Penurunan estimasi arus bersih sebagian besar disebabkan oleh penurunan cadangan Bitcoin di seluruh bursa selama bulan lalu,” tulis analis yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou.
Penurunan cadangan ini menurut JP Morgan kemungkinan merupakan cerminan likuidasi Bitcoin oleh kreditor Gemini atau bursa kripto Mt. Gox yang sudah tutup atau penjualan oleh pemerintah Jerman yang telah melepas kripto yang disita dari kegiatan kriminal.
Perkiraan bank yang dikurangi sebesar US$ 8 miliar terdiri dari aliran bersih US$ 14 miliar ke dana kripto hingga 9 Juli. Lalu aliran berjangka Chicago Mercantile Exchange (CME) sebesar US$ 5 miliar. Kemudian US$ 5,7 miliar pengumpulan dana oleh modal ventura kripto tahun ini, dikurangi penyesuaian US$ 17 miliar untuk memperhitungkan rotasi dari dompet di bursa ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin spot baru.

