BPJS Kesehatan: Banyak Manfaat IoT di Bidang Kesehatan, Penerapannya Perlu Kolaborasi
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengungkapkan, pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong inovasi di bidang kesehatan. Karena akan berdampak besar terhadap sistem jaminan kesehatan yang dijalankan.
Penerapan digitalisasi khususnya pemanfaatan internet of things (IoT), berpotensi besar menghadirkan sistem kesehatan yang mudah diakses dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh peserta BPJS Kesehatan.
“Terdapat faktor-faktor penentu dalam melakukan transformasi kesehatan digital, sesuai dengan strategi global WHO (World Health Organization) untuk kesehatan digital 2020-2025,” ujar Ghufron, dalam keterangan resmi, belum lama ini.
Baca Juga
Kelas BPJS Kesehatan Diganti dengan KRIS Mulai 30 Juni 2025, Ini Penjelasannya
Faktor-faktor tersebut meliputi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang teknologi informasi dan komunikasi, serta membuka akses bagi masyarakat untuk mengakses kebutuhan mereka dengan memanfaatkan internet.
Penerapan IoT di sektor kesehatan, lanjut Ghufron, dapat memberikan manfaat yang signifikan, seperti peningkatan efisiensi layanan, pengawasan kesehatan yang lebih baik, dan kemudahan akses bagi masyarakat.
“Teknologi IoT juga memungkinkan kita untuk memonitor kondisi kesehatan pasien secara real time dan memberikan intervensi medis yang lebih cepat dan tepat,” katanya.
Meski begitu, ia menyadari penerapan ini akan menghadapi sejumlah tantangan, khususnya terkait dengan keamanan data, keterbatasan akses khusus di wilayah terpencil, hingga keterbatasan sumber daya manusia (SDM).
”Kerja sama antara pemerintah, penyedia layanan kesehatan dan perusahaan teknologi (kolaborasi) sangat penting untuk mewujudkan ekosistem kesehatan digital yang terpadu dan berkelanjutan,” ucap Ghufron.

