Tahun Lalu, Pengguna Paylater Berusia 36 Tahun ke Atas Naik 29,6%
JAKARTA, investortrust.id - Laporan Perilaku Pengguna Paylater Indonesia 2024 menunjukkan adanya peningkatan penggunaan paylater berusia lebih tua di luar segmentasi Gen Z dan Milenial. Di mana, proporsi jumlah pengguna di 36 tahun ke atas tumbuh dari sebesar 27,8% pada 2022 meningkat menjadi 29,6% pada 2023.
Dari segi transaksi, proporsi jumlah transaksi dari rentang usia ini juga meningkat dari 31% pada 2022 menjadi 31,9% pada 2023.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda mengatakan, rentang pengguna yang lebih beragam menunjukkan bahwa paylater di merchant offline diterima baik oleh kelompok usia yang cenderung lebih lambat mengadopsi belanja online dan lebih nyaman dengan belanja offline.
"Tren ini juga menunjukkan bahwa kehadiran paylater di merchant offline efektif memperluas demografi pengguna," ujar Huda dalam acara Peluncuran Laporan Perilaku Pengguna PayLater Indonesia 2024 di Artotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2024).
Lebih lanjut, Huda menyebut, fenomena tersebut menjadi potensi besar bagi industri paylater untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam membuka akses keuangan bagi masyarakat, serta mengakselerasi digitalisasi transaksi.
"Terlebih masifnya penetrasi ke kota tier 2 dan tier 3 akan membuat pertumbuhan pengguna paylater masih sangat dimungkinkan meningkat secara signifikan dalam beberapa waktu mendatang," ungkapnya.
Di sisi lain, temuan penting lain dalam laporan ini adalah peningkatan penggunaan paylater pada pembelian 6 dari 13 kategori produk, seperti makanan (dari 16,6% pada tahun 2022 menjadi 17,6% pada tahun 2023), kesehatan dan kecantikan (dari 14,4% pada tahin 2022 menjadi 15,8% pada tahun 2023), serta peralatan kantor dan alat tulis (dari 3,1% pada tahun 2022 menjadi 4,2% pada tahun 2023).
Peningkatan dalam berbagai kebutuhan sehari-hari ini sejalan dengan tingginya tingkat kepuasan konsumen. Pada tahun 2024, tingkat kepuasan pengguna paylater mencapai 8,18 dari 10, meningkat dari angka 7,96 pada tahun sebelumnya. Skor tertinggi diperoleh dari pengalaman bertransaksi, mencapai 8,76 dari 10.
Sebagai informasi, hasil riset ini merupakan hasil kerja sama Kredivo bersama Katadata Insight Center (KIC). Di mana, hasil riset ini diperoleh dari analisis terhadap transaksi online dan offline dari lebih dari 2 juta sampel pengguna Kredivo di 34 provinsi Indonesia pada 2023, serta dari hasil survei online terhadap hampir 7 ribu responden pada 10 Maret hingga 7 April 2024.
Adapun kajian ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi di industri paylater di Indonesia ke depan.

