Soal Kantor Cabang BSI (BRIS) di Arab Saudi, Ini Kabar Terbarunya
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menargetkan izin operasi kantor cabang di Arab Saudi akan didapatkan pada tahun ini. Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengungkapkan, saat ini BSI tengah menunggu keputusan regulator Arab Saudi.
Hery menjelaskan, bank syariah terbesar di Indonesia ini menghadapi permintaan tambahan dokumen dan beberapa penjelasan lainnya yang perlu dilengkapi.
"Namanya regulator orang lain kita tidak bisa targetkan. Kalau dia bisa cepat, syukur. Tidak bisa, ya sudah kita ikutin aja," ujar Hery seusai acara Opening Ceremony BSI International Expo 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2024).
Lebih lanjut, Hery menyebut, ke depan BSI masih akan melihat opsi melebarkan ekspansi dengan mengahadirkan kantor cabang lain di luar negeri.
"Kalau corporate action tunggu lah, mungkin tahun depan kita lihat lagi ke mana, ini saja belum selesai," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan investortrust.id, BSI berencana melakukan ekspansi pembukaan cabang internasional baru di Kota Jeddah, Arab Saudi. Rencana tersebut diungkap Direktur Utama BSI Hery Gunardi saat dijumpai di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2024).
Menurut Hery, rencana ekspansi tersebut tidak lepas dari potensi bisnis yang terdapat dalam perputaran dana jemaah haji dan umroh asal Indonesia. Ia berujar potensi perputaran dana jemaah haji dan umroh dapat mencapai Rp 90 triliun setiap tahunnya.
"Atas potensi tersebut, BSI coba mendekatkan diri. Insya Allah punya cabang perwakilan di Arab Saudi," kata Hery.
Setidaknya Hery menyebut setiap tahunnya terdapat sekitar 1,2 juta jemaah umroh serta 220.000 - 250.000 jemaah haji. Kemudian terkait perkembangannya sendiri, Hery mengaku sedang dalam proses penerimaan izin oleh pihak pemerintah Arab Saudi.

