Zurich: Pangsa Unitlink Masih Tetap Ada, Tapi Belum Tergarap Optimal
JAKARTA, investortrust.id - Industri asuransi jiwa menghadapi masa yang menantang usai penerapan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 5/2023 tentang produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI). PT Zurich Topas Life (Zurich) optimistis prospek PAYDI atau yang biasa disebut unitlink ini masih cerah kedepannya.
Seperti diketahui, setelah SEOJK PAYDI keluar, pendapatan premi dari produk ini secara industri mencatatkan penurunan. Salah satu penyebabnya, karena semakin ketatnya syarat-syarat yang harus dipenuhi sebuah perusahaan asuransi untuk dapat memasarkan PAYDI atau unitlink.
Meski begitu, Presiden Direktur Zurich, Richard Ferryanto mengungkapkan, sebenarnya permintaan pasar akan unitlink masih tinggi, tapi mungkin belum dapat dipenuhi karena produk terbaru unitlink yang diluncurkan oleh perusahaan-perusahaan asuransi dalam setahun belakangan ini masih belum banyak.
“Sehingga, bisa jadi apakah market yang memang masih ada ini belum terlayani lagi,” ujarnya, menjawab pertanyaan investortrust.id, Kamis (20/6/2024).
Baca Juga
Tawarkan Dua Keunggulan, Zurich Luncurkan Produk Unitlink Terbaru
Melihat peluang ini, lanjut Richard, perusahaan berupaya untuk memenuhi kebutuhan nasabah dengan meluncurkan produk unitlink terbaru yaitu Zurich Family Gen Assurance. Dalam satu polis tersebut, memiliki keunggulan proteksi bagi seluruh anggota keluarga, hingga memungkinkan nasabah untuk mengalihkan polisnya hingga generasi ketiga.
“Ini jadi panggilan buat kita. Di Zurich, kita memiliki inovasi dengan global expertise, makanya kita bisa menciptakan salah satu produk ini,” katanya.
Baca Juga
Zurich dan Adira Finance Kolaborasi Dorong Upaya Pelestarian Habitat Mangrove di Jakarta Utara
Richard berharap, produk baru ini dapat dipasarkan kepada segmen yang tepat, dengan cara yang tepat, serta oleh agen yang terlatih dan profesional. Jika ini terealisasi dengan sempurna, maka unitlink merupakan solusi keuangan jangka panjang yang baik untuk masyarakat. Selain melalui agen, produk terbaru dari Zurich ini juga dipasarkan melalui jalur distribusi bancassurance.
“Untuk strategi investasi, kita juga masih akan mengandalkan fund-fund kita yang ada yaitu memang nanti bisa disesuaikan dengan risk appetite nasabah dan aspirasi nasabah terhadap dananya di masa mendatang,” ucapnya.

