Andalkan Fitur Saku, Bank Raya Boyong Penghargaan Digital Banking Awards 2023
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) berhasil memboyong penghargaan bergengsi “Digital Banking Awards 2023” (DBA 2023) yang digelar oleh investortrust.id dan Intellectual Business Community (IBC) di Jakarta Kamis, (14/12/2023) malam.
Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tersebut menjadi bank terbaik untuk kategori Digital Murni Dimensi Teknologi di jajaran KBMI 1, atau kelompok bank dengan modal inti hingga Rp 6 triliun.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT Bank Raya Indonesia Tbk, Ajeng Putri menyampaikan, capaian prestasi ini tidak lepas dari fitur andalan yang dimiliki oleh Bank Raya, yakni Saku. Fitur ini memudahkan nasabah dalam mengalokasikan keuangannya.
Sebagai catatan, fitur Saku merupakan inovasi Bank Raya dari sisi digital saving sebagai upaya menggenjot pendanaan.
Baca Juga
Public Expose Live, Bank Raya (AGRO) Ungkap Strategi Pengembangan Bisnis Digital Berkelanjutan
Fitur Saku sendiri terdiri dari sejumlah layanan, yaitu Saku Budget, Saku Pintar, Saku Jaga, dan yang terbaru Saku Bisnis. Pertumbuhan bisnis digital Bank Raya pada Oktober 2023 tercermin pada pertumbuhan angka digital saving 94% (yoy) sebesar Rp 999 miliar. Adapun jumlah penggunanya sudah mencapai 800 ribu user hingga Oktober 2023.
“Jadi, dari digital saving sudah tumbuh kurang lebih 43%-an year on year. Cukup signifikan pertumbuhannya,” ujar Ajeng Putri saat ditemui disela acara Digital Banking Awards 2023.
Fitur Saku menjadi fitur unggulan dari Bank Raya karena ada kemudahan yang ditawarkan kepada nasabah untuk mengatur keuangan sesuai kebutuhan. “Fitur Saku bukan hanya mengandalkan suku bunga yang tinggi, melainkan dapat membantu nasabah dalam mengalokasikan dana sesuai kebutuhan pada pos yang sudah dibuat,” ujar Ajeng Putri.
Dengan Saku Budget, nasabah dapat memisahkan dana untuk masing-masing kebutuhan. Sehingga, dana yang dianggarkan tidak akan keluar dari budget karena fitur ini memiliki keunggulan untuk memberikan limit pada tiap kebutuhan.
“Misal kita suka tercampur antar (dana) kebutuhan kost, makan, dan hiburan. Nah dengan Saku Budget kita bisa set, nanti tiap kita ada pengeluaran makan, kost, dan lain-lain itu sudah dijatah,” ungkapnya.
Sedangkan Saku Jaga dimanfaatkan untuk mengoptimalkan dana darurat. Bank Raya berusaha mengedukasi bahwa ada alokasi dana yang bisa dimanfaatkan untuk berjaga-jaga.
Baca Juga
“Jadi, kita ada namanya, limit tertentu yang akan kita capai nanti, sampai dengan certain times gitu. Harapannya dengan adanya Saku jaga ini, kita bisa menyisihkan dana kita untuk dana-dana darurat lah ya, untuk berjaga,” tuturnya.
Fitur lainnya adalah Saku Pintar, yang dapat memberikan manfaat khususnya untuk generasi muda, karena dapat membuat automatic debit terutama dalam mengalokasikan keinginan, seperti menonton konser dan lainnya.
Kemudian, Bank Raya juga baru saja meluncurkan Saku Bisnis, ditujukan kepada pelaku usaha untuk memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha. Fitur ini dapat memudahkan pelaku usaha dengan keunggulannya untuk mass transfer dan pembayaran payroll.
“Nah, di situ kita memungkinkan pengguna itu untuk bisa sekali transfer, mass transfer dalam satu kali klik. Jadi, sangat membantu sekali untuk pembayaran payroll, pembayaran supplier dan lain sebagainya yang terkait dengan usaha. Ini akan menjadi jagoan kita lah ke depan,” imbuhnya.
Dengan fitur andalan tadi, Bank Raya optimistis bisa membantu dalam menggenjot pertumbuhan digital saving. (CR-4)

