Bank Raya (AGRO) Cetak Kredit Usaha Berkelanjutan 42% dari Total Kredit
JAKARTA, Investortrust.id - PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) mencatatkan kucuran kredit usaha berkelanjutan (KUB) sebesar Rp2,9 triliun pada tahun 2023, yang merupakan kenaikan sebesar 16% year on year (YoY) dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp2,5 triliun.
Disampaikan Danar Widyantoro, Direktur Enterprise Risk Management, Compliance and Human Resource Bank Raya, kredit keberlanjutan pada 2023 merupakan 42% dari total kredit yang dikucurkan pada periode tersebut. Sementara pada tahun sebelumnya, kucuran kredit usaha berkelanjutan Rp 2,5 triliun berkontribusi sebesar 32% dari total kredit.
“Kredit usaha berkelanjutan yang kami kucurkan pada tahun 2022 sebesar Rp2,5 triliun atau sebesar 32% dari total kredit. Pada tahun berikutnya, di tahun 2023 kredit usaha berkelanjutan meningkat menjadi Rp2,9 triliun, atau 42% dati total kredit Bank Raya,” kata Danar saat menerima redaksi Investortrust.id dalam kesempatan media visit Senin (20/5/2024).
Tak heran, tutur Danar, bank berkode bursa AGRO ini diganjar penghargaan dari Bank Indonesia sebagai Bank Pendukung Keuangan Hijau Terbaik untuk KBMI 1&2 pada tahun lalu.
Baca Juga
Melesat 109,5% Hingga Rp 9 Miliar, Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Laba Bank Raya (AGRO)
Dalam kesempatan yang sama, Danar juga menyampaikan dari sisi penerapan Environment, Social and Governance (ESG), perusahaan berupaya melakukan efisiensi pada penggunaan energi hingga air.
Disebutkan Danar, Bank Raya berhasil menekan tingkat konsumsi air perusahaan sebesar 5,7% pada tahun 2023 menjadi sebesar 7.754 m3, dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 7.164 m3.
Sementara itu di sisi energi, Bank Raya telah melakukan efisiensi cukup signifikan dalam penggunaan listrik, sebesar 47%, menjadi 481.936 kWh di tahun 2023. “Bandingkan dengan penggunaan energi listrik tahun sebelumnya yang sebesar 952.912 kWh. Terjadi efisiensi sebesar 47%,” tutur Danar.

