Tumbuh 52,15%, Pendapatan Kontribusi Jasindo Syariah Capai Rp 97,28 Miliar di Kuartal I-2024
JAKARTA, investortrust.id - Hingga kuartal I-2024, PT Asuransi Jasindo Syariah (Jasindo Syariah) sukses membukukan pendapatan kontribusi sebesar Rp 97,28 miliar atau meningkat 52,15% secara tahunan.
Direktur Utama Jasindo Syariah, At Yaltha mengungkapkan, melonjaknya kontribusi ditopang oleh empat lini usaha yang mengalami pertumbuhan positif, seperti asuransi kendaraan bermotor, asuransi properti, asuransi aneka, dan marine cargo.
“Empat lini bisnis ini menghasilkan kurang lebih 91% dari total kontribusi itu. Jadi benar-benar kita sudah sesuai dengan tema kita, yakni main di ritel, sustainability business, dan risiko yang manageable,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (17/5/2024).
Sementara, lanjut pria yang akrab disapa Aat ini, untuk kinerja surplus underwriting juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 62,93% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 5,6 miliar di kuartal pertama tahun ini.
Baca Juga
Jasindo Bayar Klaim Asuransi Barang Milik Negara Rp 4,29 Miliar di Tahun 2024
Sebagai informasi, surplus underwriting merupakan selisih lebih dari total kontribusi pemegang polis ke dalam dana tabarru setelah ditambah recovery klaim dari reasuransi dikurangi pembayaran santunan/klaim, kontribusi reasuransi dan penyisihan teknis dalam satu periode tertentu.
“Jadi ini menunjukkan bahwa kinerja kita memang sudah lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Aat.
Di sisi yang bersamaan, Jasindo Syariah juga melakukan efisiensi biaya atau pengeluaran. Menurutnya, hal ini tercermin dari pengeluaran pihaknya yang hanya sebesar Rp 37,44 miliar di kuartal pertama tahun ini.
“Which is, baru 29% (realisasi pengeluaran) dari RKAP (rencana kerja dan anggaran perusahaan). Ini menunjukkan hal yang bagus pula, karena produksi tadi meningkat 52%,” jelas Aat.
Baca Juga
Asuransi Jasindo Kembangkan Risk Management Partnership di 2024
Menurutnya, dengan pengeluaran hingga kuartal satu tersebut, Jasindo Syariah telah menghemat pengeluaran sekitar 5% jika dibandingkan tahun 2022. Sementara itu, laba yang dibukukan Jasindo Syariah sekitar Rp 2 miliar.

