Dukung Pengembangan Ekosistem, Pelaku Kripto Dorong Inovasi Produk
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI), Yudhono Rawis menyatakan, pihaknya terus mendukung pengembangan aset kripto di Indonesia, salah satunya dengan mendorong inovasi pada penyediaan produk.
“Industri kripto terus berinovasi dengan menghadirkan produk dan layanan baru yang sesuai dengan kebutuhan investor,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/5/2024).
Kemudian, lanjut Yudho, para calon pedagang fisik aset kripto (CPFAK) terus meningkatkan keamanan platform sebagai antisipasi dari peretasan dan pencurian aset kripto. Lalu, penerapan know your customer (KYC) dan anti money laundering (AML) yang ketat juga menjadi fokus utama.
“Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap aset kripto dan mendorong pertumbuhan industri,” katanya.
Baca Juga
Ini Sederet Selebritas dengan Aset Kripto Terbesar, Donald Trump Ada di Posisi Teratas
Di sisi yang bersamaan, ia juga mengapresiasi langkah strategis yang dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang terus melakukan mitigasi untuk menjaga stabilitas dan melindungi investor.
”Langkah-langkah yang diambil oleh Bappebti, seperti penguatan regulasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan optimalisasi ekosistem aset kripto, dianggap sebagai fondasi penting untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ucap Yudho.
Baca Juga
Bursa Kripto Terbesar Ke-3 di Dunia OKX Resmi Meluncur di Australia
Selain itu, pelaku industri kripto juga terus menjalin kolaborasi, baik dengan Bappebti maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di masa transisi pengaturan dan pengawasan untuk memberikan masukan dan saran terkait regulasi.
“Penguatan regulasi dan peningkatan literasi aset kripto adalah kunci untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang aman dan terpercaya bagi semua pihak,” ujar Yudho.
