Akhir Pekan Bitcoin Anjlok ke US$ 60.000, Ethereum dan Altcoin Lainnya Ikut Turun
Harga kripto teratas di akhir pekan ini, Sabtu (11/5/2024) mengalami penurunan atau tengah di tren bearish. Mengutip Coinmarketcap, pukul 16.00 WIB harga Bitcoin (BTC) masih melemah dan tengah turun 3,44% dalam sehari ke US$ 60.817.
Selanjutnya, Ethereum (ETH) anjlok secara signifikan dan turun ke level US$ 2.911 atau 4,13%. Selain itu, altcoin teratas lainnya, seperti Solana (SOL), XRP, Cardano (ADA) juga mencatatkan kerugian besar.
Mengutip Cointelegraph, Sabtu (11/5/2024) Analisis dari Material Indicators menunjukkan adanya penumpukan likuiditas jual yang signifikan tepat di atas harga spot, khususnya di kisaran US$ 63.000 hingga US$ 65.000, dengan total lebih dari US$ 100 juta atau setara Rp 1,6 triliun. Hal ini terbukti mempengaruhi pergerakan harga di masa mendatang.
Baca Juga
Kepemimpinan Baru Korea Selatan akan Mendesak Perdagangan ETF Bitcoin?
Keith Alan, pendiri Material Indicators, memberikan analisis mengenai potensi level dukungan jika BTC mengalami penurunan lagi. Ia menyebutkan bahwa area konsolidasi historis di kisaran US$ 58.000 – US$ 60.000 menjadi target utama jika terjadi penurunan.
Alan juga menyoroti signifikansi rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 21 minggu, yang saat ini berada di US$ 56.127. Jika level ini tidak bertahan, maka US$ 52.000 akan menjadi level berikutnya yang diuji. Meskipun demikian, ia menekankan bahwa sebagian likuiditas beli telah bergerak naik ke US$ 58.000, menunjukkan adanya pergeseran sentimen bullish.
Menyimpulkan situasi saat ini, trader populer Rekt Capital melihat sedikit tanda-tanda perubahan besar dalam pergerakan harga Bitcoin. Menurutnya, BTC masih berada di level dukungan rendah, namun tidak menunjukkan tanda-tanda kekacauan.

