Relokasi Kantor Cabang, BTN Bidik Penyaluran Kredit Rp 896 Miliar di Cirebon
CIREBON, investortrust.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) merelokasi Kantor Cabang BTN Cirebon (KC Cirebon) ke Jalan Siliwangi Nomor 16, Kota Cirebon.
KC Cirebon membawahi 8 Kantor Cabang Pembantu yang tersebar di Cirebon, Majalengka, Indramayu dan Kuningan (Ciayumajakuning). Peresmian KC Cirebon berlangsung, Rabu (8/5/2024).
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, setelah hadir dengan logo baru, BTN memiliki brand image yang lebih modern dan kekinian, dengan semangat transformasi BTN siap untuk bersaing di level yang lebih tinggi dan menjadi bank pilihan nasabah.
Nixon menjelaskan, relokasi KC Cirebon merupakan bentuk keseriusan BTN dalam meningkatkan kualitas dan layanan perbankan kepada nasabah serta menjemput peluang pembiayaan dari potensi ekonomi yang dimiliki wilayah Ciayumajakuning yang meliputi kawasan Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.
Baca Juga
Siapkan Capex Rp 2,9 Triliun, Manajemen Bukit Asam (PTBA) Ungkap Sumbernya
Kawasan ini sangat prospektif khususnya di sektor properti, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa perekonomian di Kota Cirebon tumbuh sebesar 5,01% pada hampir semua sektor usaha selama tahun 2023 di mana sektor real estate mencapai pertumbuhan 9,22% terbesar kedua setelah sektor usaha bidang transportasi dan pergudangan yang mencapai 9,99%.
“Selain itu pertumbuhan penduduk juga sangat mendukung pembangunan perumahan, di sini BTN berperan besar dalam memberikan akses pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Nixon dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Potensi industri properti yang terus menggeliat di Ciayumajakuning membuat pencapaian Bank BTN KC Cirebon terus meningkat.
Pada tahun 2024 ini, setelah relokasi selesai BTN menargetkan realisasi kredit KC Cirebon sekitar Rp 896 miliar di mana realisasi kredit masih didominasi oleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terutama KPR subsidi sebesar Rp 604 miliar, sisanya untuk kredit bermargin tinggi sebesar kurang lebih Rp 174 miliar.
Baca Juga
Genjot Dana Murah hingga Pertumbuhan Kredit, Tiga Sekuritas Pasang 'Buy' Saham BBTN
Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) target penghimpunan dananya sekitar Rp 1,1 triliun.
“Saya optimistis, dengan berkembangnya ekosistem bisnis di Ciayumajakuning termasuk mulai berkembangnya kawasan industri di wilayah Cirebon Timur, Majalengka, Indramayu diharapkan dapat mendorong penghimpunan DPK di wilayah Ciayumajakuning,” kata Nixon.
Nixon menambahkan, selain KPR yang merupakan segmen kredit andalan BTN, KC Cirebon juga membidik potensi kredit di segmen Unit Usaha Menengah dan Kecil atau UMKM khususnya disejumlah sektor bisnis yaitu pariwisata, tekstil, makanan dan minuman, kerajinan, transportasi (pelabuhan).
“Dengan potensi yang ada, bukan tidak mungkin Kota Cirebon menuju Cirebon Kota Metropolitan Baru,” kata Nixon. Dia yakin ke depan kinerja BTN KC Cirebon akan semakin baik.
Adapun pada triwulan I tahun 2024, dari sisi pembiayaan, BTN KC Cirebon membukukan realisasi sebesar Rp 353,1 miliar dimana masih didominasi realisasi pada sektor KPR Subsidi mencapai Rp 187,5 miliar dan sisanya merupakan realisasi dari kredit konsumer Non Subsidi maupun kredit komersial.
Turut hadir pada acara Peresmian Wajah Baru BTN KC Cirebon, Pj Walikota Cirebon, Agus Mulyadi, M.S dalam sambutannya berharap wajah baru BTN KC Cirebon memberikan motivasi pelayanan dari BTN, khususnya KPR.
“Sebagai pegawai muda, KPR milenial dapat menjadi sebuah solusi apalagi saat ini di Cirebon 50 persen sudah generasi milenial dan Z jadi misalnya kalau ini menjadi bagian dari Indonesia emas, mereka akan jadi penentu terselenggaranya kehidupan bernegara, kita harus memberikan fasilitas,” katanya.
Agus menambahkan, BTN dapat mendukung perekonomian Cirebon, khususnya sektor real estate, menimbang Cirebon masih cukup luas untuk pengembangan perumahan dengan tetap menghadirkan ruang terbuka hijau.

