Transaksi Aset Kripto Capai Rp 158,8 Triliun pada Kuartal I-2024, Melonjak 400%
JAKARTA, investortrust.id - Plt Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kasan mengatakan bahwa transaksi aset kripto pada kuartal I-2024 mencapai Rp 158,8 triliun. Angka ini meningkat hampir 400% lebih dibandingkan periode yang sama di tahun 2023.
Lebih lanjut, jumlah pelanggan aset kripto saat ini di Indonesia telah mencapai 19,74 juta orang. “Ini satu kemajuan yang juga cukup signifikan,” ujar Kasan dalam acara Bulan Literasi Kripto (BLK) 2024 di Jakarta, Kamis (2/4/2024).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia Robby juga memaparkan bahwa industri kripto memiliki prospek yang baik, seiring dengan pertumbuhan industri yang terus meningkat. Hal ini didorong oleh pasar kripto Indonesia yang telah berkontribusi sebesar 20% dari aktivitas kripto secara global.
“Indonesia turut berkontribusi pada pertumbuhan itu dengan menempatkan peringkat tinggi yaitu peringkat 7 di dunia dalam aspek jumlah investor aset kripto,” ujar Robby.
Baca Juga
Lebih lanjut, Kasan memapaparkan, perdagangan aset kripto ini sudah memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara di sektor pajak.
“Ini juga menjadi penting, dan saya kira, regulasi terkait perpajakan ini juga masih harus terus diperbaiki. Masih harus kita terus disempurnakan. Karena beberapa pelaksanaan di lapangan ini juga, kami mendapatkan beberapa respon dari teman-teman di pelaku usaha,” paparnya.
Sebagai catatan, Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo - ABI) kembali menggelar Bulan Literasi Kripto 2024 (BLK) yang diadakan sepanjang bulan Mei, dengan pembukaan resmi yang akan diadakan di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, pada 2 Mei 2024.
BLK merupakan serangkaian acara yang berlangsung sepanjang bulan dan diadakan setiap tahun yang bertujuan untuk membangun pemahaman yang kuat terhadap industri kripto serta memastikan cara berinvestasi yang aman untuk inklusi finansial, sambil mendorong pemberdayaan teknologi di Indonesia.
Baca Juga
TRIV Gelar Acara Kripto Terbesar Bitcoin Halving "Go Big or Go Home" di Surabaya
Dengan mengambil tema "Menjelajahi Dunia Kripto: Membangun Masa Depan Keuangan Digital", Bulan Literasi Kripto kali ini mengajak masyarakat untuk lebih memahami tentang dunia kripto dan ikut serta dalam membangun masa depan keuangan digital yang inklusif.
“Ini adalah bagian dari beberapa upaya kita di regulator rengan pelaku, regulasi yang sudah diatur. Kemudian bagian dari upaya bersama untuk memastikan bahwa bisnis ini adalah salah satu industri yang bisa berkembang. Sehingga diperlukan literasi bagi para pelaku lalu bagi calon nasabah,” tutur Kasan.

