Bidik Pertumbuhan Kontribusi 14%, Allianz Syariah Siapkan Strategi Ini
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama Allianz Life Syariah (Allianz Syariah), Achmad K Permana menargetkan, pihaknya dapat menorehkan pertumbuhan kontribusi hingga 14% di tahun ini dengan beberapa strategi yang diterapkan.
”Kita masih akan tumbuh 14% tahun ini kira-kira, tahun lalu kan kita tumbuh tinggi 28%. Tahun ini kita konservatif di 14%, tapi harusnya bisa lebih tinggi,” ujarnya, ketika ditemui media, di Jakarta, Selasa (30/4/024).
Permana mengatakan, pihaknya akan mendorong pemasaran produk di seluruh channel distribution, khususnya lewat jalur bancassurance. Allianz Syariah telah memiliki pipeline menjalin kerja sama dengan bank syariah baru.
Baca Juga
Inflasi Medis Meningkat, Allianz Syariah: Penyesuaian Premi Jadi Opsi Terakhir
”Credit life kita sudah lakukan kerjasama dengan beberapa bank syariah, itu juga menjadi kontributor. Kemudian, ada tambahan existing partner asuransi konvensional kita juga jual produk syariah karena mereka ada unit usaha syariah (UUS),” kata Pemana.
Oleh karena itu, ia berupaya menggenjot chanel distribusi bancassurance dan credit life sehingga menjadi menjadi penopang. Di sisi lain, untuk kanal distribusi keagenan juga akan sedikit digenjot agar tetap bisa mengkontribusi pertumbuhan.
Sementara dari sisi produk, lanjut Permana, pihaknya juga akan meluncurkan produk baru pada setiap kuartal di tahun ini. “Secara keseluruhan kami optimistis di 2024 bisa tetap tumbuh dan kita bisa tetap jadi pemimpin pasar,” terang Permana.

