Dorong Remaja Perempuan Kelola Finansial Secara Bijak, LIG Gelar Literasi Keuangan
JAKARTA, investortrust.id - Tingkat literasi keuangan di Indonesia sudah menunjukan tren yang positif, namun hal sebaliknya terjadi di kalangan remaja, khususnya perempuan. Oleh karena itu, Yayasan Pendidikan Investasi Muda Indonesia melalui Let’s Invest Girls (LIG) menggelar literasi keuangan di salah satu SMA di Jakarta, untuk mendorong remaja perempuan bijak dalam mengelola finansialnya.
Menurut Inisiator LIG, Elvera N Makki, melalui program ini pihaknya memberikan akan landasan kokoh dari sisi finansial bagi remaja perempuan. Karena dengan pemahaman dan keterampilan yang kuat tentang keuangan, ia yakin mereka dapat mengelola keuangannya secara bijak sehingga mampu menggapai kesuksesan.
”Program ini juga merupakan penguatan dan pemberdayaan perempuan Indonesia agar mampu mengoptimalkan potensinya,” ujarnya, dalam keterangannya, Jumat (26/4/2024).
Sejak 2022, lanjut Elvera, program ini telah menjangkau 565 siswi SMA/SMK dari Aceh hingga Papua. Tahun ini, ia menargetkan bisa memberikan dampak bagi peningkatan literasi keuangan di berbagai wilayah Indonesia bagi 500 remaja perempuan.
Baca Juga
OJK: Literasi Keuangan Perempuan Lebih Unggul 50,33% dari Laki-Laki
Berdasarkan survei yang dilakukan LIG sejak November 2023 hingga April 2024 terhadap 150 remaja perempuan berusia 15-18 tahun dari 26 SMA/SMK di empat kota di Indonesia, hasilnya menunjukan sebanyak 91% belum pernah mendapatkan literasi keuangan.
Hasil lain menunjukkan, sebanyak 23% dari mereka memahami cara mengelola keuangan, namun belum sepenuhnya memahami perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Sehingga sebagian besar kesulitan untuk menabung.
Elvera mengatakan, literasi yang dilakukan pihaknya tidak hanya membahas konsep dasar tentang keuangan, tetapi menggali bagaimana investasi bisa melindungi keuangan dari inflasi. Dan yang paling penting memberikan arahan bagaimana perempuan bisa mengontrol masa depan finansialnya.
“Dengan dukungan dari mentor dan fasilitator yang berpengalaman, kami yakin program ini akan membuka jalan bagi pertumbuhan dan pemberdayaan perempuan muda Indonesia,” katanya.

