Pilpres Usai, Pelaku Pasar Harap Sosok Ini Masuk Kabinet Ekonomi Prabowo - Gibran
JAKARTA, investortrust.id - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 telah usai, dan hasil sementara hitung cepat Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukan, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memimpin perolehan suara sebesar 57,08%, sekaligus berpotensi memenangi pilpres hanya dalam satu putaran.
Ekonom Senior Bank DBS Radhika Rao menilai keberhasilan pasangan Prabowo-Gibran mengunci kemenangan dalam satu putaran akan berdampak positif terhadap pasar dan stabilitas ekonomi domestik.
"Kemenangan pada putaran pertama memperjelas jalan ke depan pasar, terutama dengan menghilangkan ketidakpastian pemilu. Penghitungan akhir pada tanggal 20 Maret akan menjadi penting, dengan keputusan yang sebagian besar sudah diperhitungkan, kami memperkirakan pasar domestik akan mengalihkan fokus tentang peristiwa global," sebut Radhika, dikutip Jumat (16/02/2024).
Baca Juga
Dalam menunggu masa transisi hingga pelantikan presiden-wakil presiden terpilih pada Oktober 2024 mendatang, Radhika memberikan bocoran tentang spekulasi pelaku pasar terhadap pembentukan koalisi hingga kabinet kerja pemerintahan yang akan berjalan. Ia menjelaskan, setidaknya terdapat tiga posisi strategis yang dinanti oleh pelaku pasar.
"Pelaku pasar akan tertarik lihat siapa kandidat untuk posisi penting seperti Menteri Keuangan (Menkeu), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," beber Radhika.
Bahkan lebih jauh, Radhika tidak segan menyebutkan ekonom senior Chatib Basri sebagai kandidat potensial salah satu dari tiga posisi strategis tersebut. Selain itu, para ekonom juga memprediksi Sri Mulyani memiliki kemungkinan kecil untuk bergabung dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca Juga
"Obrolan pasar sudah termasuk Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri sebagai pilihan potensial, ini juga sekaligus menghubungkan probabilitas kecil dari Menteri Keuangan yang sedang menjabat (Sri Mulyani) tetap bertahan di bawah pemerintahan yang akan datang," sebut Radhika.
Sementara itu terkait dengan hasil sementara real count KPU hingga quick count berbagai lembaga survei independen yang mengunggulkan Prabowo-Gibran menang satu putaran, Radhika menyebutkan angka tersebut sesuai dengan prediksi berbagai pihak sebelumnya.
Terlebih ia menjelaskan, pelaku pasar cenderung menginginkan stabilitas serta keberlanjutan agenda strategis pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
"Pasar mengharapkan kesinambungan yang luas proyek tiket yang telah ditetapkan mosi oleh pemerintah keluar, termasuk fokus besar pada infrastruktur, bergerak ke atas rantai nilai komoditas, kemajuan dalam hal baru permodalan, dan kelanjutan bantuan sosial program," tandasnya.

