AAUI Sebut Kondisi Hardening Market Mulai Melunak
Jakarta, investortrust.id - Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bidang Riset & Statistik, Trinita Situmeang mengungkapkan jika kondisi hardening market yang terjadi di industri asuransi maupun reasuransi dalam negeri saat ini sudah mulai melunak atau softening.
“Situasi yang terjadi di 2021 dan 2022 itu kan memang hardening, tapi di 2023 itu kemarin masih terasa situasinya masih dinamis, tapi lebih soft. Istilahnya softening,” ujarnya, dalam konferensi pers full year 2023 AAUI, di Jakarta, Selasa (28/2/2024).
Menurut Trinita, hardening market dipicu oleh sejumlah hal. Pemburukan hasil menjadi trigger utama. Selanjutnya, terkait hasil investasi dari perusahaan asuransi yang tidak memadai dan belum sesuai harapan. Sehingga perusahaan asuransi mengubah strategi sebagai penyesuaian.
Baca Juga
“Either itu masuk ke market market baru yang memang masih promising ataupun mengubah strateginya sehingga alokasi dari permodalannya juga akan mengalami penyesuaian,” katanya.
Kemudian yang terakhir adalah dampak Covid-19 yang masih memicu terjadinya perubahan dan fokus bisnis bagi para pemangku kepentingan, yakni pemegang saham dan pemilik modal dari perusahaan asuransi dan reasuransi.
Meski kondisi sudah melunak, tapi industri harus tetap bersiap. Karena, menurut Trinita, kondisi yang dihadapi industri asuransi maupun reasuransi saat ini berada pada tahap untuk mencapai keseimbangan baru.
Baca Juga
Masuk Tahun Politik, AAUI ‘Pede’ Pendapatan Premi Tumbuh Dua Digit
“Memang harus diikuti komitmen bersama baik perusahaan asuransi maupun reasuransi untuk memperbaiki market kita, baik dari sisi premi yang memang seharusnya di improve,” pungkasnya.

