Jasindo Luncurkan Produk Asuransi buat Pemudik, Simak Manfaatnya
JAKARTA, investortrust.id - Pada momentum Hari Raya Idulfitri tahun ini, jumlah pemudik diperkirakan meningkat. Hal ini salah satunya didorong oleh berakhirnya pandemi Covid-19. Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Asuransi Jasindo menyediakan produk baru bernama Jasindo Mudik.
Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema mengungkapkan, dengan potensi lonjakan pemudik yang begitu besar, pihaknya melihat ada peluang yang bisa digarap pada momen ini. Khususnya dalam menyediakan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami ingin memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, yaitu dengan menyediakan solusi perlindungan yang tepat,” ujar Brellian, di Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Baca Juga
Jasindo Berikan Proteksi Asuransi Peluncuran Satelit Merah Putih 2
Produk ini, lanjut Brellian, tidak hanya menyediakan perlindungan standar seperti asuransi perjalanan pada umumnya, namun juga memberikan manfaat tambahan yang lebih komprehensif. Produk ini juga menjadi komitmen Jasindo untuk memberikan rasa aman ke masyarakat.
“Jasindo mudik memberikan manfaat perlindungan kecelakaan diri, kebakaran rumah, dan pencurian rumah,” kata dia.
Brellian menambahkan, produk ini dapat dengan mudah dibeli melalui website Jasindo. Selain itu, tata cara pengajuan klaim juga sangat sederhana, dengan hanya menghubungi contact center Jasindo atau mendatangi representative office.
Baca Juga
Sinergi BUMN, Jasindo Berikan Proteksi Asuransi untuk Aset dan Karyawan Taspen
Dalam proses klaim, Brellian mengungkapkan, setiap dokumen yang diperlukan berbeda untuk setiap jaminan. Untuk manfaat kecelakaan diri, peserta harus menyertakan surat dokter/rumah sakit yang dilengkapi dengan struk pembayaran dokter/rumah sakit. Sementara untuk manfaat kebakaran, harus melampirkan foto kejadian, surat keterangan RT/RW, dan surat keterangan kepolisian.
“Melalui produk Jasindo Mudik, kami berharap dapat memberikan rasa aman dan tenang bagi pemudik selama perjalanan mereka, serta melindungi mereka dari risiko yang mungkin terjadi,” jelas Brellian.

