Sambut Ramadan, Simak Tips Atur Keuangan Agar Tak Bengkak
JAKARTA, Investortrust.id - Tidak sampai sebulan masyarakat akan mulai menyambut bulan suci Ramadan. Biasanya yang ada di pikiran banyak orang adalah, mereka akan mampu berhemat dari karena menjalani puasa. Namun kadang yang terjadi justru sebaliknya, pengeluaran semakin membengkak.
Financial Planner Expert PINA Indonesia, Rista Zwestika membagikan sedikit tips agar keuangan tetap terjaga, mulai jelang Ramadan, selama Ramadan, hingga menjelang lebaran.
Pertama, masyarakat sebisa mungkin mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting, dan mengalihkan uang tersebut ke pos-pos tabungan atau investasi. Bisa juga dana tersebut dialokasikan untuk memperbesar sedekah kepada yang membutuhkan.
“Mungkin ada pos yang jadi akan lebih bertumbuh, misalnya sedekah. Mungkin kalau biasanya kita bersedekah 2,5% (dari total pendapatan), maka di bulan Ramadan posnya bisa menjadi 10%,” ujarnya, di Jakarta, belum lama ini.
Baca Juga
Kemudian, lanjut Rista, perlu diatur dana untuk buka bersama (bukber), karena selama Ramadan tentu banyak ajakan untuk berbuka bersama. Paling tidak harus diperhitungkan dalam sepekan berapa kali akan mengikuti acara buka bersama dan berapa dana yang dibutuhkan.
”Karena kalau ini tidak dianggarkan, akan menyebabkan kebocoran dana paling besar di bulan Ramadan,” katanya.
Terakhir, cermat dalam mengelola pendapatan setiap bulan agar tidak minus. Berikutnya bijak saat mengelola uang Tunjangan Hari Raya (THR) atau bonus, agar dana yang dimiliki masih memadai saat mudik dan tak sampai harus meminjam ke sanak saudara.
“Penggunaan THR juga mesti ditentukan. Pengeluarannya untuk apa, biaya mudiknya berapa, biaya jalan-jalannya berapa. Kemudian kalau bisa disisakan untuk biaya mudik tahun depan,” pungkas Rista. (CR-13)

