Kinerja On-Track, Asuransi Astra Optimistis Cetak Pendapatan Premi Rp 6 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Asuransi Astra optimistis mampu menjaga pertumbuhan kinerja keuangannya hingga akhir tahun ini.
Presiden Direktur Asuransi Astra, Christopher Pangestu, mengakui, kondisi ekonomi global cukup menantang, namun kinerja keuangan masih tetap on the track sesuai target Perseroan.
"Proyeksi sampai akhir tahun kita optimistis. Tapi kan kita tidak tahu akan ada di peringkat berapa, karena kita juga tidak tahu perkembangan kompetitor seperti apa. Tapi, sampai saat ini kita masih on- track dengan perencanaan kita," ujar Christopher di Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga
Buana Finance (BBLD) Raih Kredit Rp 200 Miliar dari Bank Shinhan
Menurutnya, sejauh ini Asuransi Astra mampu menjadiperusahaan asuransi umum terbesar kedua di industri dari segi pendapatan premi, dengan catatan gross written premium (GWP) atau pendapatan premi bruto sekitar Rp 3,5 triliun pada pertengahan tahun ini.
Dia juga optimistis besaran GWP tersebut akan terus meningkat, walaupun angka pertumbuhannya tidak terlalu signifikan. Di tahun 2022, GWP Asuransi Astra tercatat sekitar Rp 5,7 triliun, kemudian diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 6 triliun di 2023.
Baca Juga
"Kalau tahun lalu kita sekitar Rp 5,7 triliun GWP, pasti di tahun ini akan bertambah, kira-kira di atas Rp 6 triliun," ungkap Christopher.
Sebagai informasi, merujuk laporan keuangan publikasi di website, premi bruto Asuransi Astra tumbuh 19,48% atau dari Rp 3,77 triliun pada September 2022 menjadi Rp 4,50 triliun di periode yang sama tahun ini.
Naiknya premi, turut berkontribusi terhadap kenaikan laba sebelum pajak sebesar 12,57% secara tahunan menjadi Rp 1,11 triliun pada September 2023. (CR-13)

