Wapers Minta Fintech Syariah Dorong Inklusi Keuangan Syariah
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres), KH Ma’ruf Amin meminta financial technology (fintech) syariah berperan lebih aktif untuk mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia yang masih relatif rendah.
“Saya kira digitalisasi keuangan syariah seperti fintech syariah mampu ambil peran. Fintech bisa mendorong inklusi keuangan syariah sekaligus memperluas ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk untuk pembiayaan industri halal,” kata Wapres dalam sambutan daring pada acara Bincang Ekonomi Syariah Terkinie (Bestie) di Jakarta, Rabu (27/09/2023).
Wapres mengungkapkan, Indonesia dengan populasi muslim terbesar di dunia memiliki modal untuk menjadi pusat ekonomi syariah global. Indonesia kini berada di peringkat ke-3 pada Islamic Finance Development Indicator (IFDI) dan posisi ke-4 pada State of The Global Islamic Economic Report 2022 secara keseluruhan industri unggulan halal.
“Keuangan syariah nasional juga terus tumbuh. Total aset keuangan syariah naik sekitar 15% (yoy) meskipun dibayangi tantangan inklusi keuangan syariah yang masih rendah sekitar 12% dan literasi keuangan syariah kurang lebih 9%," tutur Wapres.
Karena itu, menurut Ma'ruf Amin, fintech syariah bisa mengambil peran untuk meningkatkan beragam tantangan inklusi keuangan syariah yang masih rendah tersebut.
Wapres juga berharap fintech syariah mampu memberikan ragam pelayanan yang aman, efisien, dan murah bagi UMKM, seperti pembayaran, peminjaman, investasi, ritel dan lainnya. Dengan begitu, fintech syariah mampu menjangkau pelaku usaha industri halal, utamanya UMKM yang belum bisa mengakses pelayanan perbankan.

