Dukung UMKM, Holding Ultra Mikro Bantu 1,2 Juta Nasabah Naik Kelas
JAKARTA, investortrust.id - Holding Ultra Mikro atau UMi yang terdiri dari tiga market leader dalam industrinya, yakni BRI, Pegadaian, dan PNM membantu 1,2 juta usaha ultramikro naik kelas pada kuartal 4 tahun 2023. Angka ini meningkat dibanding kuartal 2 tahun 2023 dengan 491.000 nasabah yang naik kelas.
Senior Executive Vice President Ultra Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Muhammad Candra Utama mengatakan jumlah nasabah ini merupakan nasabah yang awalnya dibiayai oleh Pegadaian dan PNM.
Tahap pertama, PNM akan melakukan pemberdayaan usaha kelompok masyarakat prasejahtera agar dapat menjadi wirausaha yang mandiri. Seiring dengan perkembangan usaha, kebutuhan pembiayaan dapat dilayani oleh BRI seperti KUR Mikro dan Pegadaian untuk produk gadai. Kemudian, usaha ultramikro tersebut dapat naik kelas ke segmen mikro dan dilayani oleh BRI melalui produk Kupedes.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Targetkan Tambah 100 Ribu Pelaku UMKM Baru di 2024
“Adanya sinergi dari ketiga market leader ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan usaha umi, meningkatkan kapabilitas usaha ultramikro melalui pemberdayaan usaha, dan berkontribusi terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Candra pada pemaparannya dalam Investortrust UMKM Connect bertajuk "Menggali Potensi Alternatif Pembiayaan UMKM", di Jakarta, Selasa (26/3/2024).
Keberhasilan ini tidak luput dari unit akselerasi sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM, yakni Senyum untuk memperluas akses pada nasabah ultramikro yang telah mencapai 1.018 unit pada 2023. Sedangkan, dalam platform pemasaran dan akuisisi untuk memperluas akses ke nasabah, Senyum Mobile, telah mencapai 1,9 juta referral pada 2024.
“BRI memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan UMKM di Indonesia dengan kepemilikan customer base yang besar, dukungan infrastruktur yang luas serta sebagai mitra pemerintah dalam implementasi kebijakan keberpihakan UMKM,” ungkapnya.
Baca Juga
Kementerian BUMN: Kontribusi Kredit BUMN ke UMKM Capai Rp 1.055 Triliun
Pada 2023, porsi pinjaman yang dikucurkan BRI bagi UMKM sebesar 84,38% dan 15,62% bagi non-Umkm.
“BRI berkomitmen untuk terus mengembangkan segmen UMKM dengan semakin meningkatkan portofolio pembiayaan menuju 85% dari portofolio kredit BRI dan mendukung pencapaian inklusi keuangan dengan berkontribusi sebesar 70% dari aspirasi inklusi keuangan Indonesia,” papar Candra.
Dengan panduan ini sudah bisa menghasilkan pertumbuhan jumlah kredit secara keseluruhan total Rp 1.263 triliun dan ultra mikro 611,2 triliun. Dengan demikian, separuh sektor keuangan dari UMKM telah dipasok oleh BRI yang menguasai 48,3%
Menurut data BRI, segmen mikro tercatat tumbuh 10,9% yoy menjadi Rp 611,2 triliun, segmen konsumer tumbuh 13,4% yoy menjadi Rp 190,0 triliun, segmen kecil dan menengah tumbuh 8,6% yoy menjadi Rp 267,5 triliun, dan segmen korporasi tumbuh 13,8% yoy menjadi Rp 197,7 triliun. (CR-4)

