DanaRupiah Bantu UMKM Ini Bertahan di Tengah Persaingan Ketat
JAKARTA, Investortrust.id – Pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Es Kelapa Abi, Bachruddin mengungkapkan, usaha yang digelutinya berjalan lancar dan tetap bertahan di tengah persaingan yang ketat setelah mendapatkan pendanaan dari platform financial technology peer-to-peer (fintech P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) DanaRupiah.
“Keuntungan tetap dihasilkan seperti biasa, per haripendapatan bersih rata-rata sekitar Rp 200 ribu,” ujar Bachruddin dalam acara media tour Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang bertajuk “Success Story UMKM Binaan Fintech P2P Lending (Part 3)” di Jakarta, Kamis (21/12/2023).
Adapun, pendanaan terbaru dari DanaRupiah sebesar Rp3 juta digunakan Bachruddin untuk tambahan modal usaha yang dijalaninya sejak tahun 2008, agar tidak terhenti ditengah jalan.
“Buat tambahan modal, buat beli belanja kelapa, kan kita (perlu) untuk penambahan stok,” ungkapnya.
Untuk diketahui, DanaRupiah merupakan salah satu platform penyelenggara fintech P2P lending berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor KEP.18/D.05/2020.
Lebih lanjut, Bachruddin mengatakan, meskipun belum ada peningkatan pendapatan yang cukup signifikan, namun ia bersyukur bisa mendapatkan tambahan modal dari DanaRupiah dengan proses yang terhitung mudah dan cepat.
“Awalnya saya direkomendasikan teman untuk mengajukan pinjaman di DanaRupiah. Saya langsung coba, dan ternyata prosesnya sangat mudah,” terangnya.
Selain itu, Bachruddin menyampaikan, tidak dibutuhkannya agunan untuk pinjaman di DanaRupiahsangat membantu bagi UMKM yang membutuhkan dana cepat namun tak memiliki aset yang bisa diagunkan.
“Pertama kali melakukan pinjaman itu Rp 2,5 juta dengan tenor 30 hari, kemudian agak meningkat sedikit sekitar Rp 3 juta dengan tenor 30 hari,” ujarnya. (CR-2)

