RUPST BNI Ganti dan Kembali Angkat Satu Komisaris, Serta Rombak Direksi
JAKARTA, Investortrust.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) baru saja melangsungkan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun 2024. Hasilnya, ada sejumlah perubahan pada susunan komisaris dan direksi.
Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, mengatakan, RUPST BNI menyetujui perubahan pengurus. Dengan memberhentikan secara hormat Susyanto sebagai komisaris, dan menyetujui pengangkatan Mohammad Yusuf Permana sebagai komisaris.
“Beliau (Mohammad Yusuf Permana) saat ini menjabat sebagai Kepala Protokol Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia,” ujarnya, dalam Konferensi Pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BNI 2024, secara virtual, Senin (4/3/2024).
Kemudian, lanjut Royke, hasil RUPST juga menyetujui pemberhentian dengan hormat dan pengangkatan kembali Askolani sebagai Komisaris BNI.
Sementara perombakan terjadi di jajaran direksi, yaitu menyetujui pemberhentian dengan hormat Adi Sulistyowati sebagai wakil direktur utama BNI, dan mengalihkan kursi jabatan kepada Putrama Wahju Setyawan, yang sebelumnya menjabat Direktur Retail Banking BNI.
Baca Juga
“Dan ada pengalihan tugas juga Corina Leyla Karnalies menjadi Direktur Retail Banking, dari sebelumnya Direktur Digital & Integrated Transaction Banking” kata Royke.
Untuk menggantikan posisi Corina, BNI mengangkat Hussein Kartadjoemena sebagai Direktur Digital & Integrated Transaction Banking BNI yang baru. Sebelumnya dia menjabat SEVP of Corporate Development & Transformation.
Lalu, hasil RUPST juga memberhentikan dengan hormat Silvano Winston Rumantir sebagai Direktur Wholesale & International Banking BNI. Dan menyetujui pengangkatan Agung Prabowo untuk mengisi posisi tersebut. Sebelumnya, Agung Prabowo merupakan Direktur Utama BNI Sekuritas.
“RUPST juga memberhentikan dengan hormat Muhammad Iqbal dan menyetujui mengangkat Munadi Herlambang sebagai Direktur Institutional Banking BNI. Sekarang ini beliau (Munadi) menjabat hubungan Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja,” jelas Royke.
Selain itu, juga memberhentikan dengan hormat Sis Apik Wijayanto dan mengangkat I Made Sukajaya untuk menggantikan posisinya sebagai Direktur Enterprise & Commercial Banking BNI. Sebelumnya I Made Sukajaya menjabat SEVP Remedial & Recovery BNI.
"Dengan adanya keputusan para pemegang saham ini, diharapkan BNI dapat menjadi Lembaga Keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan," pungkas Royke.
Dengan demikian, secara rinci susunan direksi dan komisaris BNI menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen: Pradjoto
- Wakil Komisaris Utama: Pahala Nugraha Mansury
- Komisaris: Askolani
- Komisaris: Mohammad Yusuf Permana
- Komisaris: Fadlansyah Lubis
- Komisaris: Robertus Billitea
- Komisaris Independen: Sigit Widyawan
- Komisaris Independen: Asmawi Syam
- Komisaris Independen: Iman Sugema
- Komisaris Independen: Septian Hario Seto
- Komisaris Independen: Erwin Rijanto Slamet
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Royke Tumilaar
- Wakil Direktur Utama: Putrama Wahju Setyawan
- Direktur Digital & Integrated Transaction Banking: Hussein Paolo Kartadjoemena
- Direktur Enterprise & Commercial Banking: I Made Sukajaya
- Direktur Finance: Novita Widya Anggraini
- Direktur Risk Management: David Pirzada
- Direktur Institutional Banking: Munadi Herlambang
- Direktur Network & Services: Ronny Venir
- Direkrut Retail Banking: Corina Leyla Karnalies
- Direktur Human Capital & Compliance: Mucharom
- Direktur Technology & Operations: Toto Prasetio
- Direktur Wholesale & International Banking: Agung Prabowo

