Baru Seumur Jagung Dirilis, Aplikasi GoPay Tembus 5,5 Juta Pengguna
JAKARTA, investortrust.id – Aplikasi GoPay dari GoTo Financial, unit bisnis financial technology GoTo, mencatat pertumbuhan jumlah pengguna yang signifikan sejak diluncurkan pada 26 Juli 2023 lalu.
Direktur PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk sekaligus Presiden Financial Technology GoTo, Hans Patuwo, mengatakan, keputusan bisnis dengan memisahkan layanan GoPay dalam suatu aplikasi sendiri, di luar aplikasi Gojek terbukti mendapat sambutan yang baik dari masyarakat, terbukti baru beberapa bulan dirilis aplikasi GoPay telah diunduh oleh 5,5 juta user.
Menariknya kata Hans, sekitar 50% dari pengguna GoPay merupakan new user, yang sebelumnya belum tercatat sebagia pengguna ekosistem GoTo, baik Gojek maupun Tokopedia.
“Strategi pengenbangan GoPay dalam aplikasi yang berdiri sendiri terbukti meningkatkan penetrasi sekaligus pertumbuhan pengguna ekosistem GoTo,’’ papar Hans di cara Media Gathering, GoTo di Jakarta, Senin malam. (6/11/20230).
Mencermati perkembangan tersebut, Hans optimistis jumlah pengguna apliasi GoPay akan terus meningkat seiring penambahan layanan yang diberikan, termasuk setelah GoTo menjalin kerja sama dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO), yaitu GoPay Tabungan Bank Jago yang dirilis beberapa pekan yang lalu.
Melalui produk tersebut, user GoPay akan mendapatkan bunga tabungan dari saldo yang mereka miliki di aplikasi GoPay. Selain itu, user tentu saja tetap bisa melakukan transaksi di ekosistem GoTo baik layanan Gojek maupun Tokopedia.
‘’Kami mencatat seperempat dari 5,5 juta user GoPay tidak cuma menggunakan aplikasi ini sebagai alat pembayaran tapi juga mereka melakukan transaksi untuk layanan Gojek maupun Tokopedia,’’ paparnya.
Selain layanan produk GoPay Tabungan Bank Jago, aplikasi GoPay juga mencatat pertumbuhan impresif pada layanan pinjaman dana. “Kita punya loan book atau jumlah peminjam meningkat tiga kali % year on year, sedangkan secara kuartalan (q-to-q) meningkat 44%,” papar Hans.
Kendati cukup agresif menggelontorkan pinjaman, GoTo Finansial mengaku tetap menjaga non performing loan atau kredit macet dalam kondisi aman dan terjaga. “NPL kita under control, sebab approval rate-nya kita jaga, di mana kita hanya memberikan lending untuk user yang tepat,” paparnya.
Semua pencapaian tadi kata Hans, menggambarkan suatu revolusi atau movement yang dilakukan oleh GoTo dari sebelumnya layanan dari GoPay hanya murni sebagai alat pembayaran di dalam aplikasi Gojek dan Tokopedia menjadi aplikasi yang berdiri sendiri dan memberikan layanan financial services yang lengkap dan pertama di Indonesia. (Primus Dorimulu)

