Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Naik 12,3% per September 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatatkan kinerja positif pada pembiayaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Hingga September 2026, pembiayaan ke segmen tersebut tumbuh 12,3% secara year on year (yoy).
Direktur Utama BRI Finance Ignatius Susatyo mengungkapkan, hal tersebut membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik cukup kuat.
“Kenaikannya signifikan setiap tahunnya. Setiap bulannya dan setiap tahunnya naik,” ujarnya, seusai Kegiatan CSR Lingkungan BRI Finance, di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Baca Juga
BRI Finance Bidik Pembiayaan Rp 6 Triliun di 2026, Optimistis Naik 2 Kali Lipat di 2027
Susatyo menjelaskan, pembiayaan kendaran listrik turut menjadi bagian dari portofolio pembiayaan BRI Finance, sejalan dengan meningkatnya minat pasar dan peluang pengembangan segmen kendaraan listrik ke depan.
Menurutnya, capaian tersebut tak hanya terjadi di BRI Finance, tapi juga secara industri. Hal ini seiring dengan penjualan kendaraan listrik di Indonesia yang mencatatkan tren kenaikan.
“Total penjualan mobil di Indonesia saja dari data Gaikindo itu tahun lalu 800.000, tahun ini 850.000 atau naik sekitar 7%. Tapi penjualan mobil listrik sendiri itu naiknya bisa sampai 20% lebih,” kata Susatyo.
Baca Juga
BRI Finance Gandeng DLH DKI Jakarta, Ubah Cara Warga Kelola Sampah
Ia mengatakan, pembiayaan kendaraan listrik di Indonesia masih punya prospek yang positif ke depan. Untuk mengoptimalkan peluang itu, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan memperhatikan kualitas pembiayaan serta memperkuat sinergi bisnis bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) dan jaringan dealer.
“Selain itu, perseroan terus mengembangkan produk dan layanan pembiayaan yang kompetitif sesuai dengan kebutuhan pasar, baik untuk kendaraan konvensional maupun kendaraan listrik,” ucap Susatyo.
