Canggih! LinkAja Gandeng Huawei Hadirkan QRIS Offline di Smartwatch
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Fintek Karya Nusantara atau LinkAja menggandeng Huawei menghadirkan fitur pembayaran QRIS secara offline melalui smartwatch Huawei Watch GT 7 Series terbaru. Fitur ini memungkinkan pengguna membayar tanpa koneksi internet di jam tangan maupun Bluetooth ke ponsel.
CEO LinkAja, Yogi Rizkian Bahar mengatakan, pengembangan fitur tersebut telah dilakukan bersama Huawei selama delapan bulan. Teknologi ini dikembangkan oleh talenta Indonesia menggunakan bahasa pemrograman C++ yang ditanamkan ke perangkat Huawei.
“Dan hebatnya mereka mengizinkan kita masuk ke ekosistemnya dan kita punya coder-coder orang Indonesia yang meng-code ini dan menggunakan C++. Ini inovasi baru sebenarnya,” kata Yogi saat ditemui Investortrust.id, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga
Dorong Peningkatan Literasi Aset Kripto, PINTU Gandeng LinkAja di Program Pintu Goes to Office
Menariknya, fitur tersebut menggunakan QR yang ditampilkan langsung dari smartwatch untuk dipindai perangkat kasir merchant. Saat ini layanan tersedia di merchant seperti Indomaret, Alfamidi, Lawson, dan KFC.
"Saldo LinkAja tetap dapat terdeteksi secara real time melalui sistem merchant meski jam tangan berada dalam kondisi offline. Pengguna cukup melakukan binding dan memasukkan PIN saat pengaturan awal," sambung Yogi.
Baca Juga
LinkAja: Ratusan Akun Terindikasi Judi Online Berhasil Ditindaklanjuti Setiap Bulan
Dari sisi keamanan, smartwatch ini akan meminta PIN kembali ketika perangkat dilepas dari pergelangan tangan. Sistem tersebut membuat pembayaran tidak dapat langsung digunakan ketika jam berpindah tangan.
Dalam rencananya, LinkAja juga menyiapkan perluasan penggunaan ke lebih banyak merchant, termasuk UMKM dan transportasi publik. "Saat ini kami tengah berdiskusi dengan sejumlah merchant untuk memperluas daily use case pembayaran tersebut," tutupnya.
Ke depan, integrasi QRIS offline juga ditargetkan menjangkau lini smartwatch Huawei yang lebih terjangkau. Langkah ini diharapkan membuat pembayaran melalui jam tangan dapat digunakan lebih luas oleh masyarakat.
