Manulife Perkuat Layanan Nasabah, Klaim Jadi Fokus Utama
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan kepada nasabah, khususnya dalam memastikan pemegang polis memahami manfaat perlindungan yang dimiliki hingga proses pengajuan klaim.
Chief Operating Officer Manulife Indonesia Caroline Utomo mengungkapkan, pemahaman nasabah terhadap produk asuransi menjadi bagian penting agar manfaat perlindungan dapat digunakan secara optimal ketika dibutuhkan.
“Dengan membantu nasabah memahami manfaat, ketentuan polis, proses layanan, dan tanggung jawab mereka sejak awal, kami dapat meningkatkan kepercayaan mereka terhadap perlindungan yang mereka miliki dan membantu memastikan mereka siap ketika perlu mengajukan klaim,” ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (8/9/2026).
Pembayaran klaim, lanjut Caroline, merupakan salah satu bagian terpenting dalam merealisasikan janji perlindungan kepada nasabah. Setiap bulan, perusahaan menangani ratusan pengajuan klaim yang mencakup kesehatan, jiwa, pensiun, hingga endowment.
“Pengajuan klaim merupakan momen krusial dalam hubungan kami dengan nasabah. Inilah saat di mana janji yang terkandung dalam polis mereka menjadi yang paling penting,” katanya.
Baca Juga
Caroline menambahkan, kesiapan nasabah menghadapi proses klaim sebenarnya dimulai sejak polis pertama kali dibeli. Karena itu, komunikasi yang terbuka antara perusahaan, tenaga pemasar, dan nasabah menjadi hal penting,
Tenaga pemasar diharapkan dapat menjelaskan manfaat, ketentuan, serta pengecualian produk secara benar dan transparan. Sementara itu, nasabah perlu memberikan informasi mengenai kondisi dan riwayat kesehatan secara lengkap dan akurat.
“Dengan keterbukaan dari kedua belah pihak, kebutuhan serta profil risiko nasabah dapat dipahami dengan tepat sejak awal,” ucap Caroline.
Untuk memudahkan nasabah memperoleh informasi dan mengelola polis, Manulife Indonesia juga menyediakan layanan digital melalui Manulife ID. Platform tersebut memungkinkan nasabah mengecek informasi jatuh tempo atau tagihan premi, melihat riwayat pembayaran, serta melakukan pembayaran premi lanjutan secara online.
Nasabah juga bisa memperbarui data kontak secara mandiri, termasuk alamat surat-menyurat, email, dan nomor ponsel. Sebab pembaruan data dinilai penting untuk memperlancar proses administrasi dari komunikasi selama masa perlindungan.
Baca Juga
Caroline mengingatkan nasabah untuk memahami sejumlah aspek penting dalam polis, mulai dari manfaat yang diberikan, masa tunggu, pengecualian, hingga tata cara pengajuan klaim.
“Pendampingan tidak berhenti setelah polis diterbitkan. Melalui diskusi berkala, nasabah dapat lebih memahami perlindungan yang dimiliki dan lebih siap menjalani setiap proses, termasuk ketika perlu mengajukan klaim,” ujarnya.
Sekadar informasi, beban jasa asuransi Manulife Indonesia mencapai Rp 3,68 triliun sepanjang 2025. Nilai tersebut mencakup klaim asuransi jiwa dan kesehatan serta biaya yang berkaitan dengan pemberian layanan asuransi.
