Hadir di TADEA 2026 Surabaya, Susi Pudjiastuti Ungkap Rahasia Sukses bagi Agen Asuransi
Poin Penting
|
SURABAYA, Investortrust.id -- Susi Pudjiastuti, pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia di bawah Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo 2014–2019 memberikan wejangan kepada para agen asuransi agar mampu menjadi seorang agen dan insan asuransi yang maju dan berhasil.
Disampaikan oleh pemilik maskapai Susi Air ini, setiap agen asuransi haruslah disiplin terhadap waktu, serta disiplin secara finansial. Selain itu, Susi juga menyebut bahwa agen yang sejatinya perpanjangan tangan dari perusahaan asuransi yang memberikan layanan kepada para nasabah, haruslah humble dan bekerja dengan hati.
"Be humble, dan give your good heart. Everything you do, you deal with, you socialize with sangat penting itu untuk being nice. Bukan berarti making up, dari hati saja," kata Susi di ajang konvensi Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Surabaya, Kamis (13/8/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Susi menekankan pentingnya bertindak tulus dari hati dalam berinteraksi. Menurutnya, di dalam dunia perdagangan, seorang pengusaha maupun agen sangat membutuhkan banyak kawan. Dalam kehidupan sehari-hari pun, jika seseorang tidak bersikap baik, orang lain tidak akan mau berteman dengannya.
Oleh karena itu, membangun pertemanan dan hubungan yang baik di kehidupan sehari-hari maupun dunia bisnis menjadi fondasi yang sangat krusial karena hal tersebut akan mempermudah jalannya pekerjaan, khususnya bagi para agen asuransi.
Selain kerendahan hati dan pertemanan yang baik, keaslian diri atau orisinalitas juga dianggap sangat penting oleh Susi, agar tidak terkesan berpura-pura atau dibuat-buat. Hal ini disebabkan karena sesuatu yang bersifat artifisial atau buatan biasanya mudah disadari oleh orang lain.
Nasabah yang memiliki kemampuan finansial tinggi umumnya lebih pandai dan cerdas, sehingga mereka pasti dapat mengetahui apabila penawaran atau sikap yang ditunjukkan hanyalah sebatas basa-basi semata.
Baca Juga
Ketum AAJI di TADEA 2026: Sebagai Wajah Industri Asuransi Jiwa, Agen Harus Jaga Integritas
Oleh sebab itu, menjadi sosok yang autentik, baik hati, serta memiliki kemurahan hati sangat bagus dalam membangun hubungan di manapun berada.
Terkait dengan harapan nasabah, Susi meyakini bahwa nasabah biasanya menuntut imbalan berupa pelayanan yang berkualitas. Pada industri asuransi, kualitas pelayanan tersebut umumnya tecermin pada saat proses pengajuan klaim maupun layanan operasional lainnya. Indonesia sendiri dinilai memiliki potensi pasar asuransi jiwa yang sangat besar seiring dengan semakin baiknya tingkat pendidikan masyarakat.
Namun demikian, bisnis asuransi pada dasarnya merupakan industri yang berdiri di atas fondasi kepercayaan.
Apabila terjadi kasus gagal bayar atau default di industri asuransi, hal tersebut akan memberikan pukulan yang sangat berat bagi industri secara keseluruhan. Dampak negatif semacam itu membutuhkan upaya pemulihan yang baik serta kerja keras ekstra agar nama baik industri asuransi pada umumnya tidak menjadi buruk di mata publik.
"Dan (pasar asuransi) Indonesia akan besar sekali dengan better education, pasar asuransi jiwa sangat besar. Tapi tentu saja asuransi kan tentang trust. Kalau ada kejadian default asuransi, itu akan memukul industri secara keseluruhan. Tentu itu akan memerlukan recovery dengan ekstra kerja keras," tuturnya.

