Raih Kategori Aset Rp 2–5 Triliun, Aswata Sabet Penghargaan Best Insurance 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu pemain terpercaya di industri asuransi nasional. Komitmen ini dibuktikan lewat raihan penghargaan Best Insurance 2026 untuk kategori Asuransi Umum dengan Aset Rp 2 Triliun–Rp 5 Triliun yang diselenggarakan oleh investortrust.id di Glass House, Habitate Jakarta – Oakwood Suites, Kamis (30/7/2026).
Penghargaan bergengsi dengan tema “Governance, Risk Management, and Compliance" tersebut diterima langsung oleh Direktur Keuangan Aswata Widyawati. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas pengakuan yang diberikan kepada perusahaan.
"Kami tentunya mengucapkan terima kasih kepada Investortrust atas penghargaan yang diberikan kepada kami.Tentunya pencapaian ini tidak terlepas dari support dan kerja sama dari seluruh stakeholders kami, nasabah kami, mitra kami, dan juga stakeholders lainnya," ujar Widyawati.
Widyawati menuturkan bahwa penghargaan ini terasa kian istimewa mengingat proses penilaian dan seleksi dari dewan juri yang dinilai sangat ketat. Hal tersebut menjadi pemacu semangat bagi Aswata untuk terus memperkuat posisinya di industri.
Baca Juga
56 Perusahaan Asuransi Diganjar Penghargaan di Investortrust Best Insurance Award 2026
Pencapaian ini pun dipandang bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk menjaga tren positif ke depan.
"Ini merupakan sebuah tantangan bagi kami untuk selalu meningkatkan kinerja dan pencapaian, serta terus menjadi perusahaan asuransi yang terpercaya bagi para nasabah kami," tambahnya.
Lebih lanjut, Widyawati memberikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran perusahaan lain yang turut menerima penghargaan dalam helatan bergengsi tersebut.
Sementara itu, Chief of Executive Officer PT Investortrust Indonesia Sejahtera selaku publisher investortrust.id Primus Dorimulu mengatakan, secara keseluruhan, penganugerahan tahun ini menyerahkan 58 penghargaan kepada 56 perusahaan yang terbagi dalam beberapa kategori utama, yakni 13 perusahaan asuransi jiwa, 19 perusahaan asuransi umum, 1 perusahaan reasuransi, serta 26 penerima penghargaan khusus.
“Pemberian penghargaan bagi perusahaan asuransi dan reasuransi terbaik di Investortrust Best Insurance Award 2026 dimaksudkan untuk memberikan pengakuan kepada perusahaan asuransi yang menunjukkan kinerja keuangan yang baik, pertumbuhan yang konsisten, dan manajemen risiko yang efektif selama periode 2021-2025. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil analisis data keuangan dan kriteria pemeringkatan yang ketat,” kata Primus.
Proses Seleksi
Disampaikan Ketua Tim Juri Investortrust Best Insurance 2026, S Budisuharto, untuk dapat masuk dalam proses pemeringkatan, perusahaan asuransi harus memenuhi kriteria seleksi awal antara lain (1). Laporan Keuangan 2025 yang sudah diaudit dan mengikuti standar akuntasi PSAK 117, dan tidak mendapat opini disclaimer, (2). Ekuitas tahun 2025 di atas Rp 100 miliar, (3). Aset asuransi jiwa tahun 2025 di atas Rp 1 Triliun. (4) Aset asuransi umum tahun 2025 di atas Rp 100 Miliar, (5) Tidak menderita rugi di tahun 2025, (6). Memiliki rasio solvabilitas (RBC/Risk Based Capital) di tahun 2025 minimal 120% seperti yang disyaratkan Otoritas Jasa Keuangan, serta (7). Tidak dalam kondisi PKU, run-off, atau masa transisi.
Berikutnya perusahaan asuransi yang memenuhi kriteria seleksi awal akan dinilai berdasarkan kriteria pemeringkatan antara lain: 1. Pertumbuhan Aset Rata-rata (2020-2025), 2. Pertumbuhan Ekuitas Rata-rata (2020-2025), 3. Pertumbuhan Jumlah Investasi Rata-rata (2020-2025), 4. Pertumbuhan Premi Rata-rata (2020-2025), 5. Pertumbuhan Premi Neto Rata-rata (2020-2025), 6. Pertumbuhan Hasil Investasi Rata-rata (2020-2025), 7. Pertumbuhan Pendapatan Rata-rata (2020-2025) untuk Asuransi Jiwa, 8. Pertumbuhan Hasil Underwriting Rata-rata (2020-2025) untuk Asuransi Umum, 9. Pertumbuhan Laba Bersih Rata-rata (2020-2025), 10. Rasio Biaya Akuisisi terhadap Premi Neto (Asuransi Jiwa), 11. Rasio Underwriting terhadap Premi Neto (Asuransi Umum), 12. Pangsa Pasar Premi Neto 2025, 13. ROA (Return on Asset), 14. ROE (Return on Equity), 15. TATO (Total Asset Turnover), 16. RBC (Risk Based Capital) 2025. 17. Rasio Kecukupan Investasi 2025.
“Harapan kami dengan digelarnya ajang pemeringkatan dan pemberian penghargaan pada industri asuransi lewat Investortrust Best Insurance Award 2026 ini, akan memberikan motivasi pada para pelaku industri untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada tertanggung, dan juga akan menjadi tolok ukur pelaku industri lainnya untuk terus meningkatkan kinerjanya,” jelas S Budisuharto.
