DAI Dorong Industri Asuransi Bangun Kepercayaan untuk Dongkrak Penetrasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Dewan Asuransi indonesia (DAI) Yulius Bhayangkara menyatakan bahwa membangun kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meningkatkan penetrasi industri asuransi di Indonesia.
Menurutnya, kemampuan perusahaan mempertahankan kesehatan keuangan dalam berbagai situasi akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi.
“Yang mau coba saya concern adalah pertama, soal literasi dan inklusi. Literasi ada kenaikan luar biasa 46% dalam dua tahun terakhir, serta lonjakan inklusi asuransi dari sekitar 12% menjadi sekitar 28%,” ujarnya, dalam sambutan di acara Investortrust Best Insurance 2026, yang digelar di Glass House, Habitate Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga
DAI: Industri Asuransi Harus Ciptakan Nilai Tambah, Alih-alih Kejar Keuntungan
Meski begitu, ia menilai capaian tersebut masih belum cukup jika melihat rendahnya penetrasi asuransi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang masih berada di kisaran 2,7%.
Ia mencontohkan, jika masuk ke sebuah toko, produk yang pangsa pasarnya di bawah 3% biasanya ada di pojok, bahkan harus diminta dulu baru dikeluarkan.
“Ini kan PR (pekerjaan rumah) besar buat kita semua untuk kita naikkan. Singapura jauh lebih oke, Malaysia 3,8%. Ini merupakan poin penting di mana kita harus pikirkan,” kata Yulius.
Baca Juga
Oleh karena itu, ia menjelaskan bahwa peningkatan penetrasi hanya dapat dicapai apabila industri mampu terus menjaga kredibilitas dan membangun kepercayaan masyarakat.
“Ini memang bisa dibangun kalau kita punya kepercayaan, masyarakat punya kepercayaan terhadap kita dengan kuat,” ucap Yulius.
