Industri Otomotif Mulai Pulih, Astra Financial Perkuat Ekosistem Pembiayaan di GIIAS 2026
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id – Astra Financial kembali menjadi Platinum Sponsor Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan menghadirkan ekosistem layanan keuangan terintegrasi untuk memperluas akses kepemilikan kendaraan bagi masyarakat. Langkah ini dilakukan di tengah mulai pulihnya industri otomotif nasional sepanjang 2026.
Presiden Direktur PT Astra International Tbk Rudy Chen mengatakan, GIIAS menjadi ajang strategis untuk mendorong inovasi teknologi otomotif sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.
“GIIAS memiliki dimensi yang kuat dalam mendorong inovasi teknologi otomotif sekaligus kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk penciptaan lapangan kerja, mendorong UMKM, dan sektor riil,” ujar Rudy Chen dalam Press Day GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026).
Baca Juga
Tebar Banyak Promo, Astra Financial Incar Pembiayaan hingga Rp 2 Triliun di GIIAS 2026
Rudy menegaskan, Astra Financial tidak hanya menyediakan pembiayaan kendaraan, tetapi juga menghadirkan ekosistem layanan keuangan yang saling terintegrasi untuk mempermudah masyarakat memiliki kendaraan.
Melalui GIIAS 2026, Astra Financial menawarkan layanan pembiayaan mobil melalui Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Financial Services (TAF). Untuk pembiayaan kendaraan roda dua tersedia FIFGROUP, sedangkan perlindungan kendaraan dan jiwa didukung Asuransi Astra dan Astra Life. Perseroan juga menghadirkan layanan digital melalui AstraPay dan Bank Saqu.
Sementara itu, Direktur Astra Siswadi mengatakan, industri otomotif masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional karena menopang sektor manufaktur, memberdayakan UMKM, serta menyerap jutaan tenaga kerja.
Baca Juga
Laba Bersih Astra Otoparts (AUTO) Naik 22,6% di Semester I-2026, Pendapatan Tembus Segini
Menurutnya, Astra turut menopang ekosistem otomotif yang melibatkan sekitar 1,5 juta tenaga kerja, baik di lingkungan perusahaan maupun sepanjang rantai pasok. Oleh karena itu, Astra Financial terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengungkapkan bahwa sekitar 64% portofolio industri pembiayaan nasional masih ditopang oleh sektor otomotif.
Menurut Agusman, kondisi tersebut menunjukkan industri otomotif tetap menjadi tulang punggung bisnis pembiayaan sekaligus motor penggerak perekonomian nasional. “Kami apresiasi sebesar-besarnya kepada Astra dan Astra Financial. Dedikasi ini baik bagi negeri, dan seluruh upaya untuk memajukan industri pembiayaan jangan pernah kalah, jangan pernah lelah,” ujar Agusman.
Baca Juga
Astra Kembangkan Desa Bugisan Jadi Destinasi Wisata Budaya, Pendapatan UMKM Naik 31%
Pemulihan industri otomotif juga mulai terlihat sepanjang 2026. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan wholesales mobil hingga Juli 2026 mencapai 436.000 unit atau tumbuh 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, penjualan ritel meningkat 10,5% menjadi 434.000 unit. Kinerja tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kebutuhan mobilitas, sekaligus menjadi momentum bagi industri pembiayaan untuk memperkuat pertumbuhan sektor otomotif nasional.
