Sequis Life Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas melalui Program SHEPRENEUR
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui penyelenggaraan Sequis SHEPRENEUR Learning Series yang diikuti 60 wirausaha perempuan terpilih dari kategori Mompreneur, Sispreneur, dan Youthpreneur.
Program yang berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026 itu difokuskan pada peningkatan kapasitas bisnis, literasi keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Chief of Human Resources & Corporate Services Sequis Life Agustina Samara mengatakan, program tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM perempuan memperkuat kemampuan mengelola bisnis sekaligus membangun fondasi keuangan yang sehat.
"Melalui Sequis SHEPRENEUR Learning Series, kami ingin mendampingi wirausaha perempuan memperkuat kapasitas bisnis dan fondasi keuangan agar mampu membangun usaha yang lebih sehat, tangguh, dan berkelanjutan. Kami percaya, perempuan yang berdaya secara finansial akan memberikan dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya," ujar Agustina dalam keterangan resmi, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga
Menurutnya, selain menjadi wadah pembelajaran, program tersebut juga membuka ruang bagi para peserta untuk membangun jejaring bisnis serta menjajaki peluang kolaborasi guna memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.
Sequis Life mencatat, perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kementerian Koperasi dan UKM, lebih dari 64% UMKM di Indonesia dikelola atau dimiliki oleh perempuan. Namun, sebagian besar masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan dan manajemen usaha.
Pada sesi pembelajaran perdana bertajuk "Check Your Business Health", praktisi pengembangan usaha Lishia Erza Budiman mengajak peserta memahami bahwa kesehatan bisnis tidak hanya ditentukan oleh besarnya omzet, tetapi juga kemampuan pelaku usaha mengelola arus kas, melakukan pencatatan keuangan, serta memanfaatkan aset untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
"Besarnya omzet bukan satu-satunya indikator bisnis berlangsung dengan sehat. Wirausaha perempuan juga perlu memahami kondisi usahanya melalui pencatatan, pengelolaan arus kas, dan pemanfaatan aset untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang," ujar Lishia.
Baca Juga
Sequis Life Relokasi Kantor Pemasaran di Bekasi, Perluas Akses Layanan Asuransi
Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai perencanaan keuangan melalui sesi "Financial Planning for You and Your Family to Support a Sustainable Business" yang disampaikan Agency Development Manager Sequis Life Christle Honora Emilia Monaliza. Dalam sesi tersebut, peserta dibekali pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan usaha, menjaga arus kas, menyiapkan dana darurat, serta memiliki perlindungan finansial untuk mendukung keberlanjutan bisnis.
"Fondasi keuangan yang kuat akan membantu mengambil keputusan yang lebih bijaksana, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang," kata Christle.
Ke depan, Sequis SHEPRENEUR Learning Series akan menghadirkan berbagai materi lain, seperti creator economy, personal branding, digital marketing, perlindungan data, manajemen risiko keuangan, hingga strategi membangun jaringan bisnis dengan menghadirkan praktisi dan pakar dari berbagai bidang.
Program tersebut merupakan bagian dari platform Better Tomorrow with Sequis, yang menjadi salah satu inisiatif perusahaan dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha perempuan sekaligus memperkuat ketahanan finansial keluarga dan mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
