Perkuat Pembiayaan Infrastruktur, IIF Kantongi Tiga Penghargaan Internasional dan Dana Baru Rp 655,5 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperkuat kapasitas pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan setelah meraih tiga penghargaan internasional sekaligus dan menghimpun pendanaan baru senilai Rp 655,5 miliar melalui penerbitan obligasi dan surat berharga perpetual.
Sepanjang Juli 2026, IIF menerima penghargaan FinanceAsia Awards 2026 untuk kategori The Biggest Sustainable Impact – Nonbank Financial Institution, Asian Banking and Finance (ABF) Corporate and Investment Banking Awards 2026 untuk kategori Innovative Deal of the Year, serta *ADB 2025 Project Implemented Award for Outstanding Social Safeguard Implementation.
Selain itu, IIF juga terpilih sebagai salah satu dari lima perusahaan terbaik dalam kategori Environmental & Social Risk Management (ESRM) Pioneer Award pada ASEAN Risk Awards 2026.
Di sisi pendanaan, IIF berhasil menyelesaikan penerbitan obligasi senilai Rp 435,5 miliar dan surat berharga perpetual sebesar Rp220 miliar, sehingga total dana yang dihimpun mencapai Rp 655,5 miliar. Obligasi diterbitkan dalam tenor satu, tiga, dan lima tahun dengan rata-rata kupon sekitar 7,4% per tahun, sementara surat berharga perpetual menawarkan imbal hasil 8% per tahun.
Mayoritas instrumen tersebut, sekitar 83%, diserap oleh perusahaan manajemen aset dan perusahaan asuransi. Sisanya berasal dari investor korporasi, ritel, dana pensiun, dan perbankan.
Presiden Direktur & Chief Executive Officer IIF Rizki Pribadi Hasan mengatakan, penghargaan internasional dan tambahan pendanaan tersebut akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam memberikan solusi pembiayaan serta meningkatkan layanan bagi para klien.
"Penghargaan internasional dan pendanaan baru ini akan membantu IIF meningkatkan layanan kepada klien serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini menjadi penyemangat bagi IIF untuk terus mendukung Pemerintah, sponsor proyek, pemberi pinjaman, dan investor dalam merealisasikan proyek infrastruktur yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat," ujar Rizki dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga
IIF Dorong Proyek Infrastruktur Berkelanjutan dengan Strategi Investasi Selektif
Menurutnya, IIF memosisikan diri sebagai pelengkap industri keuangan dan pasar modal dengan mendorong mobilisasi modal swasta untuk mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.
"IIF memobilisasi modal swasta untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia, termasuk pada sektor konektivitas, infrastruktur digital, dan kesehatan. IIF bermitra dengan pelaku usaha, regulator, investor domestik maupun asing, serta berbagai lembaga yang dibentuk pemerintah untuk mempercepat pembangunan. IIF juga menjadi mitra yang andal bagi investasi langsung asing," katanya.
Adapun penghargaan FinanceAsia Awards 2026 diberikan atas kontribusi IIF dalam menghasilkan dampak berkelanjutan melalui pembiayaan infrastruktur berwawasan iklim, penerapan standar perlindungan lingkungan dan sosial, peningkatan akses terhadap layanan dasar, inovasi keuangan berkelanjutan, serta penguatan tata kelola berbasis environmental, social, and governance (ESG).
Baca Juga
IIF Salurkan Rp42,5 Triliun untuk Proyek Infrastruktur Strategis Indonesia
Sementara itu, penghargaan dari Asian Banking and Finance diberikan atas peran IIF dalam mendukung transaksi sekuritisasi infrastruktur syariah pertama di Indonesia melalui penerbitan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Syariah (KIK EBA Syariah) oleh klien di sektor jalan tol.
Adapun penghargaan dari Asian Development Bank (ADB) diraih atas keberhasilan implementasi program Leveraging Private Infrastructure Investment senilai US$ 50 juta.
Dengan penguatan permodalan dan pengakuan internasional tersebut, IIF menyatakan akan terus memperluas solusi pembiayaan, layanan advisory, dan mitigasi risiko guna mendukung percepatan pembangunan proyek infrastruktur berkelanjutan di berbagai sektor prioritas, termasuk konektivitas, infrastruktur digital, dan kesehatan.
