'Open Banking' Bank Sampoerna Curi Perhatian di Level Internasional
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bank Sahabat Sampoerna atau Bank Sampoerna kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional setelah meraih dua penghargaan dalam ajang Asian Banking & Finance Retail Awards 2026 di Marina Bay Sands Expo & Convention Centre, Singapura, pekan lalu. Penghargaan Digital Business Banking of the Year dan Open Banking of the Year menjadi pengakuan atas keberhasilan transformasi digital, termasuk open banking perseroan dalam menghadirkan layanan keuangan yang inovatif dan mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis di Indonesia.
Asian Banking & Finance Retail Awards memberikan apresiasi kepada institusi perbankan di Asia yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi layanan, strategi bisnis, serta solusi keuangan yang memberikan dampak nyata bagi nasabah maupun industri perbankan.
Penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan Bank Sampoerna dalam mengembangkan berbagai solusi perbankan digital, termasuk kapabilitas open banking, yaitu sistem yang memungkinkan layanan perbankan terhubung secara aman dengan aplikasi atau platform milik mitra melalui teknologi antarmuka digital. Pendekatan ini memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis sehingga layanan keuangan menjadi lebih terintegrasi, efisien, andal, aman, dan mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha.
Baca Juga
Direktur Finance and Business Planning Bank Sampoerna Henky Suryaputra mengatakan transformasi digital terus menjadi strategi utama perusahaan dalam memperkuat infrastruktur dan kapabilitas teknologi perbankan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan nasabah atas kepercayaan yang diberikan, serta memberikan apresiasi kepada seluruh insan Bank Sampoerna yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Melalui penguatan kapabilitas digital dan kolaborasi yang semakin luas, kami akan terus menghadirkan layanan keuangan yang mendukung pertumbuhan bisnis serta mendorong perkembangan ekonomi keuangan digital Indonesia," ujar Henky dikutip Jumat (10/7/2026).
Menurut Henky, melalui transformasi digital dan pengembangan ekosistem digital, Bank Sampoerna mampu menjangkau berbagai segmen bisnis, mulai dari penyedia jasa pembayaran, perusahaan non-penyedia jasa pembayaran, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Layani 495 Juta Transaksi
Digital Initiative, Fintech, & Partnership Division Head Bank Sampoerna Wibiyanto Cahyadi mengatakan inovasi bank as a service (BaaS) memanfaatkan teknologi Application Programming Interface (API) atau antarmuka yang memungkinkan sistem milik berbagai perusahaan saling terhubung secara otomatis. Melalui teknologi tersebut, mitra dapat mengintegrasikan berbagai layanan perbankan ke dalam platform mereka dengan lebih mudah.
Selama ini Bank Sampoerna menyediakan berbagai layanan digital yang memungkinkan mitra dan nasabah mengakses pembukaan rekening secara daring, virtual account, transfer dana, pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), kartu ATM dan debit, hingga informasi saldo dan mutasi rekening secara real-time. Seluruh layanan tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis yang semakin terdigitalisasi.
Baca Juga
Bank Sampoerna Cetak Laba Rp 10,7 Miliar di Kuartal III 2025, Fokus Dukung UMKM
Sepanjang kuartal I 2026, layanan digital Bank Sampoerna telah memfasilitasi lebih dari 495 juta transaksi dengan total volume mencapai Rp 98 triliun. Kinerja tersebut didukung kolaborasi dengan lebih dari 50 perusahaan fintech, perusahaan pembiayaan, bank perekonomian rakyat, koperasi, institusi keuangan lainnya, serta pelaku UMKM yang tergabung dalam ekosistem digital Bank Sampoerna.
"Digitalisasi dan kolaborasi menjadi aspek kunci bagi kami dalam menghadirkan layanan keuangan yang inovatif dan inklusif. Dengan demikian, kami berharap dapat menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat ekosistem keuangan digital di Indonesia," tutup Wibiyanto Cahyadi.
