Fitur U-aang Dongkrak Akuisisi Nasabah Baru blu by BCA Digital
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Prodia Digital Indonesia melalui aplikasi U by Prodia berkolaborasi dengan PT Bank Digital BCA melalui layanan blu by BCA Digital. Sinergi ini melahirkan fitur pembayaran digital terintegrasi bernama “U-aang”, yang menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan layanan kesehatan digital dengan sistem pembayaran perbankan digital yang seamless dalam satu ekosistem.
Melalui fitur ini, pengguna dapat menikmati pengalaman transaksi layanan kesehatan yang lebih praktis, aman, dan efisien langsung melalui aplikasi U by Prodia. Meski belum meluncur secara resmi (grand launching), animo masyarakat terhadap fitur baru ini tercatat sangat positif.
Head of Digital Business PT Bank Digital BCA Edwin Tirta mengungkapkan bahwa potensi transaksi dari kolaborasi ini sangat besar melihat hasil dari periode pilot yang sudah berjalan beberapa hari terakhir.
"Sebenarnya secara target, kita sih mikirnya ya, segala sesuatunya itu selama usecase-nya cocok, itu pasti targetnya pasti bakal tinggi. Karena ini belum kita launching saja, jadi periode kemarin pilot aja, itu sudah kejadian transaksi dari ribuan transaksi. Itu baru beberapa hari," ujar Edwin saat ditemui usai acara Konferensi Pers Peluncuran Fitur Pembayaran “U-aang” pada U by Prodia di Auditorium Prodia Tower, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Edwin menambahkan bahwa hal ini menjadi bukti kebutuhan nasabah akan integrasi aplikasi kesehatan yang seamless. "Ya kan, it's showing the apa namanya, nasabah tuh memang kalau transaksi terkait sama health tech apps inginnya seamless segala macam, kan buktinya kejadian. Belum grand launching saja, baru kita rilis di store beberapa hari, transaksinya sudah ribuan yang terjadi. Jadi kita tidak bisa disclose, tapi langsung dari ribuan. Tapi ke depan pasti transaksinya akan terus bertumbuh," lanjutnya.
Baca Juga
Prodia Luncurkan U-aang, Fitur Pembayaran Digital Terintegrasi dengan blu by BCA Digital
Melalui kerja sama ini, Edwin berharap masyarakat Indonesia bisa mendapatkan ekosistem yang mendukung kesehatan fisik sekaligus finansial.
"Tentunya juga, kita ingin menyambut input baik teman-teman Prodian-nya juga tidak hanya stop di sini, tuh. Jadi, kita mau coba masuk ke market-nya bareng dan lain sebagainya. Supposed to be itu bisa ngebuat, tadilah, inginnya kan nasabah atau masyarakat Indonesia kan sehat jasmani, rohani, dan juga sehat kantongnya," seloroh Edwin.
Penambahan Nasabah Baru blu
Selain mendongkrak volume transaksi, kehadiran fitur "U-aang" di aplikasi U by Prodia juga sukses menjaring ratusan nasabah baru bagi blu hanya dalam waktu singkat.
"Nah, termasuk nasabah. Jadi, kita again yang namanya target dan jumlah seperti itu, kita tidak bisa disclose, tapi tadi yang saya sudah bilang, jumlah transaksi kan ribuan. Yang buka menjadi nasabah baru saja, belum kita rilis, gitu kan, baru ya belum kita grand launching, itu mau hampir 500-an. Baru beberapa hari nih, paling 2-3 hari, gitu. Jadi, ya kita lihat animonya positif, ke depannya kita harapkan ya terus akan bertumbuh," jelas Edwin.
Hingga akhir Mei, total nasabah blu by BCA Digital telah mencapai lebih dari 3,4 juta. Ketika ditanya mengenai target performa hingga akhir tahun, Edwin berharap angka tersebut bisa terus digenjot semaksimal mungkin.
"(Target akhir tahun) Wah, sebisa mungkin sebanyak mungkin," ucap Edwin.
U by Prodia sendiri memegang posisi kuat sebagai salah satu pemain utama di industri health tech. Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak menargetkan adanya pertumbuhan pengguna yang saling menguntungkan (mutualism).
"Prodia itu kan masuk top five-nya untuk health tech. Jadi, bisa dilihat dari situ aja yang sudah download-nya berapa, segala macam, baik itu di App Store dan juga di Play Store. Nah, nanti kurang lebihnya sekian persennya bisa di-leverage ke nasabah kita juga. Ataupun sebaliknya, ya kan nasabah blu yang 3,4 juta tadi kalau mereka mau, butuh layanan terkait kesehatan lain sebagainya, bisa linkage langsung ke blu, ya sudah. Bisa mutualism dua belah pihak," jelas Edwin.
Ekspansi Bank as a Service Berikutnya: Sektor Lifestyle
Setelah sukses masuk ke ekosistem e-commerce dan kini merambah ke health tech bersama U by Prodia, blu menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan layanan Bank as a Service (BaaS) ke dalam aktivitas keseharian digital masyarakat Indonesia.
"Bank as a Service-nya tentunya tidak berhenti di sini. Tidak boleh di-reveal brand-nya. Tapi pasti kita akan masuk ke keseharianlah. Itu emphasizing-nya di situ. Jadi, kalau beberapa fokus ke ekosistemnya saja, yes kita hadir di Tiket.com, kita juga hadir di Blibli.com, tapi kita mau coba hadir di keseharian digital platform-platform. Dalam kesempatan kali ini tentunya U by Prodia untuk menjadi bagian dari pilar health tech-nya tadi," tuturnya.
Meski masih merahasiakan nama mitra barunya kelak, Edwin memberikan sedikit bocoran mengenai sektor yang akan dibidik selanjutnya.
"Nah, ke depan mungkin bocorannya adalah lifestyle, Nah, lifestyle-nya apa, tunggu tanggal mainnya. Tidak boleh di-reveal," pungkas Edwin.
