Startup Ini Berhasil Mengelola Sampah 35,6 Juta Kg di Tahun 2023
JAKARTA, investortrust.id – Indonesia merupakan salah satu penyumbang plastic waste terbesar dunia, dengan jumlah 67,8 juta ton per tahunnya.
Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, Rekosistem tergerak membantu mengedukasi masyarakat untuk lebih pintar dalam membuang serta memilah sampah.
CEO Rekosistem, Ernest Layman mengatakan, pihaknya sudah mengolah sekitar 35,6 juta Kilogram (kg) atau 35.600 ton sampah sepanjang tahun 2023. Sedangkan, perbandingan rasionya dari tahun ke tahun, Rekosistem berhasil mengelola 35.000 ton (yoy) di tahun 2023 atau tumbuh sekitar 84,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
''Saat ini rekosistem telah mengolah sekitar 35,6 juta kg sampah yang mana sampah daur ulangnya sejumlah 13,1 juta kg. Lalu 5,8 juta itu adalah sampah waste energy, jadi kita suplai itu sebagai bio-diesel ataupun pengganti batu bara, ada 3,3 juta kg sampah polymer dan 13,4 juta kg sampah residu,'' papar Ernest di Row 9, Jakarta Selatan, Kamis (6/3/2024).
Baca Juga
Unilever dan KLHK Ajak Masyarakat Gabung Bank Sampah, Ini Keuntungannya
Dengan ini Rekosistem mengklaim berhasil menghemat lebih dari 16 juta kgCO2e di tahun 2023. ''Kita telah berhasil menghemat 16.166.783 kg CO2e di 2023 atau setara dengan pengurangan 8.066.436 kg batu bara atau juga 64.667.138 km perjalanan yang menyumbang emisi gas CO2,'' tambah Ernest.
Dia juga mengungkapkan, sudah lebih dari 31 ribu rumah tangga yang sampahnya dikelola oleh perusahaannya. ''Kalau dari total rumah yang kita kelola sampahnya itu sudah ada 31.413 rumah. Dan kita fokusnya di 4 wilayah, Jatabek (Jakarta, Tangerang, Bekasi), Bandung, Semarang, dan Surabaya,'' ucap Ernest.
Baca Juga
Rekosistem memiliki strategi di tahun 2026, untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah di 4 wilayah yang telah mereka jajaki.
''Kalau tahun lalu itu kapasitas pengelolaan sampah kita per bulannya kurang lebih sekitar 3.500 metrik ton. Untuk 2 tahun ke depan, kita ingin menaikkan hingga 20.000 metrik ton, inilah yang ingin kita capai,'' tandas Ernest. (CR-3)

