Sektor Pariwisata Janji Turunkan Emisi Karbon hingga 50% di 2035, Begini Caranya
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkomitmen ikut menurunkan emisi karbon dari sektor pariwisata hingga 50% pada 2035. Upaya penurunan emisi berlanjut hingga mencapai target net zero emission pada 2060.
"Kami berani mengatakan bahwa pada tahun 2035, kami akan mengurangi emisi karbon pariwisata sebesar 50% dan sepenuhnya mencapai angka 0 pada tahun 2060," kata Sandiaga dalam forum diskusi bertema 'Unleashing the Power of Digitalization Across the Nation' di The Habibie & Ainun Library, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2023).
Dia pun memaparkan sejumlah langkah yang bakal dilakukan Kemenparekraf untuk mewujudkan target tersebut. Langkah yang ditempuh mulai dari menggerakkan konsep desa wisata yang menggunakan energi baru dan terbarukan, serta pengelolaan limbah terpadu.
"Lalu penggunaan kalkulator jejak karbon untuk mendorong cara kami mengurangi emisi karbon dari sektor pariwisata," tuturnya.
Baca Juga
Pertumbuhan Ekonomi Terjaga, Menko Airlangga: Momentum Tepat Dukung Pengembangan EV
Ada pula program penanaman pohon bakau dan memulihkan terumbu karang. Kemenparekraf juga akan berkolaborasi dengan sektor swasta, publik, akademisi, dan lain-lain untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menyukseskan program-program tersebut.
"Sumber daya manusia adalah kunci dan sangat penting untuk membawa kita ke tahap selanjutnya," katanya.
Sandiaga pun menegaskan pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor yang sangat potensial untuk menjalankan ekonomi hijau, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
"Kami melihat SDGs (Sustainable Development Goals) dipenuhi dengan investasi kami di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Kita seperti melihat pengelolaan pariwisata berkelanjutan, lingkungan sosial dan ekonomi berkelanjutan, keberlangsungan budaya berkelanjutan serta kelestarian lingkungan berkelanjutan," tutupnya. (CR-14)
Baca Juga
Tergantung Presiden, Indonesia Bisa Jadi Produsen Terbesar Mobil Hybrid ASEAN

