ITMG Sukses Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah Produktif
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melalui anak usahanya PT Kitadin (KTD) site Embalut menegaskan komitmen keberlanjutan pascatambang melalui panen raya padi di lahan reklamasi. Panen kedua sepanjang 2025 ini membuktikan lahan bekas tambang dapat dioptimalkan menjadi area produktif yang mendukung kemandirian masyarakat.
Acara panen raya digelar di Blok Barat, Desa Kertabuana, Kutai Kartanegara, dan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Direktur ITM Ignatius Wurwanto, Kepala Teknik Tambang (KTT) KTD site Embalut Bonifasius T. Tipa, serta kelompok tani binaan.
Baca Juga
Penurunan Harga Batu Bara Tekan Laba Bersih ITMG di Semester I-2025, Bagaiman Semester II-2025?
Panen kali ini dilakukan di area 50 hektare dari total 74 hektare lahan persawahan, dengan estimasi produksi 5,5 ton gabah per hektare atau sekitar 275 ton gabah basah. Secara keseluruhan, produktivitas panen di lahan eks-KTD Embalut mencapai 4,5–6 ton per hektare.
Hasil panen selanjutnya akan dimanfaatkan langsung oleh petani dari Desa Kertabuana, Bangunrejo, Separi, dan Embalut, sehingga memberikan dampak ekonomi nyata. Wakil Gubernur Kaltim mengapresiasi langkah KTD yang menjadikan lahan pascatambang sebagai penopang ketahanan pangan, sekaligus menjadi model bagi industri pertambangan dalam reklamasi berkelanjutan.
Sejak memasuki masa pascatambang pada Februari 2022, KTD Embalut menjalankan program penutupan tambang sebagai kewajiban perusahaan. Dari total 1.600 hektare lahan reklamasi, seluas 300 hektare difungsikan untuk peternakan, 100 hektare untuk jagung, dan 74 hektare dijadikan sawah produktif.
Baca Juga
Net Sell Berlanjut Rp 1,38 Triliun, Investor Asing Obral Saham BBCA dan PANI
Direktur ITMG Ignatius Wurwanto menegaskan bahwa panen raya ini mencerminkan manfaat berkelanjutan dari pengelolaan pascatambang. “ITMG berkomitmen menjalankan praktik pertambangan bertanggung jawab dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Melalui kemitraan tiga pilar Perusahaan, Pemerintah, dan Masyarakat, kami mendorong kemandirian masyarakat meskipun tambang telah selesai beroperasi,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).
KTT KTD Embalut Bonifasius T. Tipa menambahkan, perusahaan terus mendampingi kelompok tani serta menyediakan peralatan pertanian untuk meningkatkan produktivitas. “Panen ini membuktikan lahan pascatambang bisa menjadi pertanian produktif dan membuka peluang ekonomi berkelanjutan,” katanya.
Sebelum panen, Seno Aji bersama manajemen ITMG juga melakukan penanaman pohon buah. Hingga kini, KTD telah menanam 22 pohon mangga dan 40 pohon lengkeng di lahan 0,4 hektare.
