Bukit Asam (PTBA) Masuk Daftar Terbaik ASEAN untuk Tata Kelola
Poin Penting
|
KUALA LUMPUR, Investortrust.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup MIND ID menorehkan prestasi membanggakan di level internasional. Pada ajang ASEAN Corporate Governance Conference & Awards (ASEAN CGCA) 2025 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, PTBA meraih pengakuan sebagai ASEAN Asset Class Public Listed Company.
Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan tercatat di ASEAN yang dinilai telah menunjukkan kinerja unggul dalam penerapan tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) berdasarkan standar dan best practices GCG di ASEAN.
Baca Juga
Bukit Asam (PTBA) Pacu 'Green Energy' dengan Proyek PLTS 303 kWp di Kawasan Industri Cilegon
PTBA menjadi salah satu dari 23 perusahaan Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar bergengsi ini, sekaligus menunjukkan konsistensi dan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran dalam seluruh aspek pengelolaan perusahaan sesuai dengan best practice GCG yang berlaku.
"Pengakuan ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi tata kelola yang kami lakukan terus memberikan hasil positif, sekaligus mendorong semangat kami untuk terus meningkatkan standar praktik GCG sejalan dengan visi perusahaan menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan," ujar Direktur Utama PTBA Arsal Ismail dalam keterangannya, Kamis (24/7/2025).
ASEAN CGCA merupakan ajang yang diselenggarakan oleh ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) dan diikuti ratusan perusahaan publik dari negara-negara ASEAN. Penilaian dilakukan secara objektif melalui ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG yang diakui di regional ASEAN yang mengadopsi best practice internasional, di antaranya standar yang ditetapkan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).
Prestasi ini tidak hanya memperkuat posisi PTBA sebagai perusahaan yang profesional dan berintegritas, tetapi menjadi salah satu pendorong dalam menciptakan kepercayaan investor serta meningkatkan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

