Dampak Pemanasan Global Sangat Berbahaya bagi Perekonomian, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id – Perubahan iklim akibat pemanasan global menimbulkan dampak yang sangat berbahaya bagi perekonomian. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan sejumlah alasannya.
Menurut Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja, perubahan iklim saat ini sangat berbahaya bagi perekonomian karena periodenya lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena periodenya lebih panjang, perubahan iklim mendatangkan berbagai dampak negatif, salah satunya terhadap produksi pangan.
Baca Juga
Menteri LHK Sebut Potensi Karhutla Meningkat di Musim Kemarau
“Produksi pangan, khususnya bahan pokok, terganggu akibat kekeringan sebagai dampak pemanasan global yang lebih panjang. Jika produksi pangan terganggu, tentu roda perekonomian juga terganggu,” ujar Endra dalam diskusi virtual yang digelar Kementerian Kominfo di Jakarta, Senin (16/10/2023).
Baca Juga
Akibat kemarau panjang atau kekeringan, kata Endra, para petani kehilangan momentum untuk bercocok tanam, terutama padi, jagung, bawang, dan komoditas palawija lainnya.
“Itu akan berdampak sangat besar terhadap keseluruhan siklus ekonomi yang berlangsung di Republik ini,” tegas dia.
Baca Juga
Kekeringan di 24 Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar Salurkan 16 Juta Liter Air bagi 302 Ribu KK
Endra Atmawidjaja mengakui, jika tidak segera ditangani dengan baik, perubahan iklim bisa mendatangkan bencana besar bagi perekonomian nasional. Apalagi jika durasinya berlangsung lama. Jutaan rakyat Indonesia bisa terkenda dampaknya.
Yang paling terkena dampak buruk perubahan iklim, menurut Endra, adalah masyarakat yang tinggal di kawasan sensitif terhadap ketersediaan air.
“Maka bencana ini berdampak terhadap ribuan, bahkan jutaan orang yang memang sudah sangat sensitif kalau terjadi sedikit kekeringan,” papar dia.(CR-9)

