Kisah Sukses Program Pertamina Ubah Nasib Nelayan Jadi Pengusaha Bengkel
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Pertamina melalui PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan subholding commercial & trading menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di wilayah operasional perusahaan.
Melalui program Pertamina Sahabat Nelayan, Pertamina memberikan edukasi pelatihan mekanik perawatan mesin kapal dan kewirausahaan untuk membantu nelayan merintis bengkel, pendampingan antar-nelayan untuk memperluas jaringan dan pengetahuan. Program ini bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja dan bantuan modal kerja.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari peran aktif tokoh lokal, seperti Paino, Ketua Rukun Nelayan Tambakreja, Cilacap Selatan. Selama dua periode menjabat, Paino menjadi motor penggerak komunitas nelayan dalam menyuarakan kebutuhan mereka dan menjembatani kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pertamina Lubricants.
Baca Juga
Tim Medis Beberkan Cara Aman dan Sehat Ikuti Pertamina Eco RunFest 2025
Menurut Paino, sebagai nelayan membutuhkan sumber pendapatan alternatif untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hal ini mendorong Paino bergerak untuk solusi para nelayan.
“Saya bertemu dengan akademisi dari Universitas Diponegoro pada 2019. Ini menjadi titik awal perubahan komunitas nelayan Tambakreja. Pertemuan itu membawa kami bekerja sama dengan Pertamina Lubricants,” kisah Paino dikutip dalam keterangannya, Jumat (18/7/2025).
Salah satu inovasi dari program Pertamina Sahabat Nelayan adalah pembentukan bengkel nelayan berwawasan lingkungan, dilengkapi dengan fasilitas, seperti tempat penampungan limbah B3, alat penanggulangan tumpahan oli, APAR, serta perlengkapan P3K. Edukasi pengelolaan limbah juga diberikan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan dalam menjalankan aktivitas usaha.
Menurutnya, program ini memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian lokal. “Secara ekonomi, para mekanik nelayan mampu memperoleh penghasilan tambahan sebesar Rp 750.000 hingga Rp 1,2 juta per bulan, di luar pendapatan utama dari hasil melaut,” ucap Paino.
Baca Juga
Kuatkan Fondasi Bisnis, Pertamina Siap Hadapi Masa Depan Energi Global
Kini, lebih 858 nelayan di wilayah Cilacap telah merasakan manfaat program ini, yang kini juga direplikasi di beberapa daerah lainnya. Jumlah nelayan yang terampil di bidang mekanik meningkat drastis dari 15 orang menjadi 145 orang.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengataka. program Pertamina Sahabat Nelayan menjadi representasi nyata dari konsep creating shared value, yakni perusahaan tidak hanya menjawab tantangan sosial masyarakat, tetapi menciptakan nilai ekonomi dan reputasi jangka panjang yang berkelanjutan.
“Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi nelayan melalui usaha bengkel mandiri yang ramah lingkungan,” jelas Fadjar.

