Cemindo Gemilang (CMNT) Bersama Perusahaan Induk Gelar Aksi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Produsen Semen Merah Putih, PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) berkolaborasi dengan perusahaan induk KPN Corp, merenovasi Sekolah Luar Biasa (SLB) Mini Bakti, Jakarta Timur.
Director of Commercial & Logistic Cemindo Gemilang Surindro Kalbu Adi menerangkan, realisasi CSR tersebut menjadi bagian rangkaian ulang tahun Cemindo ke-14. Oleh karena itu, dia menilai bahwa program CSR ini harus menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai yang diyakini dan dijalankan perusahaan, terutama nilai harmoni dan keberlanjutan.
Baca Juga
Anak Usaha Cemindo Gemilang (CMNT) Lansir Produk Beton Merah Putih Forecrete
“Semen Merah Putih akan selalu berkomitmen membangun masa depan yang lebih kokoh dan inklusif bagi Indonesia,” ujar Surindro di SLB Mini Bakti, Kamis (17/7/2025).
Sebelumnya, SLB Mini Bakti menghadapi berbagai kendala, seperti ruang kelas yang kurang memadai, tidak tersedianya fasilitas toilet yang ramah disabilitas, serta minimnya ruang terbuka hijau.
Setelah renovasi, SLB tersebut memiliki ruang kelas ergonomis, fasilitas toilet yang memenuhi kebutuhan siswa disabilitas, dan taman ramah anak yang nyaman untuk aktivitas luar ruang.
Menurut Kepala Sekolah SLB Mini Bakti Sri Rosa Susilawati, renovasi tersebut tidak sekadar menghadirkan perbaikan fasilitas, namun juga membawa harapan baru bagi anak didik. “Kami berharap dukungan Semen Merah Putih dan KPN Corp ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli terhadap pendidikan anak luar biasa yang lebih inklusif,” ujar Sri.
Baca Juga
Lead of Marketing Cemindo Gemilang Nyiayu Chairunnikma menjelaskan, program renovasi SLB dilaksanakan oleh alumni Mandor Pintar Institute (MPI) Semen Merah Putih. MPI merupakan program pelatihan dan sertifikasi profesional bagi tenaga konstruksi untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja profesional bersertifikat.
Tak hanya itu, CSR di SLB Mini Bakti juga melibatkan 50 lebih karyawan KPN Corp melalui Employee Volunteer (EVO), yang sebagian menjadi pengajar sukarelawan di sekolah tersebut. “Hal ini mencerminkan visi keberlanjutan Semen Merah Putih dalam pilar ‘People’, yang menempatkan manusia sebagai pusat dari semua kebijakan dan aktivitas,” ujar Nyiayu.

