Menthobi Karyatama Raya Genjot Prinsip Keberlanjutan Melalui Inovasi
JAKARTA, investortrust.id - Penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam operasional bisnis PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) membuahkan apresiasi. Perusahaan yang merupakan bagian dari Maktour Group ini meraih TOP CSR Award 2025 seiring keberhasilan dalam menegaskan komitmennya dengan mengintegrasikan praktik bisnis yang berkelanjutan melalui sejumlah inovasi.
”Penghargaan ini bukan hanya menjadi pencapaian simbolik tetapi juga merupakan wujud apresiasi sekaligus pengakuan dari pihak eksternal atas sejumlah inovasi yang telah dilakukan perusahaan dalam menerapkan prinsip sustainability secara konkret," ucap Komisaris MKTR Nadhif Kasyvilla dalam siaran pers, dikutip Selasa (24/6/2025).
MKTR dinilai berhasil menjalankan program CSR yang tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga selaras dengan strategi bisnis berkelanjutan dan mendukung pencapaian program Asta Cita Pemerintah 2024—2029. Terutama untuk bidang energi dan pangan.
Baca Juga
Menthobi Karyatama (MKTR) Bagikan Dividen 35% dari Laba 2024, Nilainya Ini
“Di MKTR kami percaya bahwa keberlanjutan bukan sekadar tujuan tetapi cara kami menjalankan usaha. Dengan semangat zero waste industri, kami mengelola limbah sawit menjadi berkah. Penghargaan ini merupakan bentuk validasi bahwa langkah-langkah inovatif yang kami tempuh benar-benar memberikan nilai tambah yang nyata bagi semua pemangku kepentingan,” tambah Nadhif.
Sebelumnya, Direktur Sustainability & Partnership MKTR M. A. Pahlevi Pangerang mengatakan, berbagai inisiatif dalam program CSR MKTR adalah menitikberatkan pada keseimbangan tiga aspek yakni perusahaan, pemerintah, dan masyarakat yang dikenal sebagai Trimitra Harmoni. "Hal ini kami jalankan mengacu pada amanah pemangku kepentingan utama Perusahaan yang diwakili Komisaris agar MKTR mampu menciptakan manfaat lebih luas secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Manajemen MKTR meyakini bahwa implementasi Trimitra Harmoni dalam CSR perusahaan juga akan berdampak positif terhadap aspek bisnis dan ekonomi. Lalu menghasilkan keuntungan yang sehat dan memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan.
Manfaat yang sama, menurut Pahlevi, akan berdampak positif juga terhadap aspek lingkungan dan aspek sosial khususnya di sekitar wilayah operasional Perusahaan. ”Maka program CSR MKTR menyentuh akar kehidupan masyarakat mulai dari pemberdayaan ekonomi lokal, akses pendidikan dan kesehatan, konservasi alam, dan pertanian regeneratif,” jelasnya.
Baca Juga
Menthobi Karyatama (MKTR) Targetkan Pendapatan Rp 1,1 Triliun
Berangkat dari semangat itu pula MKTR menjalankan sejumlah inovasi dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan yang salah satunya adalah melahirkan produk pupuk organik Green Grow. Merupakan pionir pupuk organik berbentuk granul yang diolah dari bahan baku produk samping (limbah) kelapa sawit yaitu tandan kosong (tankos).
Dari bahan baku Tankos, MKTR saat ini juga memproduksi EFB PELLET dengan kapasitas 2 ton per hari sejak November 2024. Produk EFB Pellet yang dihasilkan sesuai standar Biomass yang dibutuhkan industri mulai dari kadar kalori yang tinggi, rendah potasium, rendah klorin, kadar moisture yang sesuai serta aman untuk PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap).
"Inovasi yang kami lakukan bukan sekadar mengatasi persoalan lingkungan akibat tumpukan tankos akan tetapi menciptakan sumber pendapatan baru,” tambah Pahlevi.

