Cara BNI Datangkan Pembeli Luar Negeri untuk UMKM Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan pendampingan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan skala bisnisnya dan membuka lapangan kerja. Melalui program Xpora, BNI mencari pembeli dari luar negeri untuk produk UMKM sehingga bisa menembus pasar global.
"Pendampingan BNI kepada UMKM dilakukan melalui berbagai aktivitas pelatihan, baik secara langsung maupun daring di sejumlah daerah di Indonesia," kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangannya, Jumat (14/2/2025).
Baca Juga
Cegah Stunting, BNI Beri Makan Bergizi hingga Smart Parenting di Tasikmalaya
BNI mencatat, peserta advisory program Xpora pada 2024 sebanyak 11.646 dengan jumlah business matching mencapai 497 dari tahun sebelumnya 376 kegiatan. Adapun UMKM yang menjadi peserta business matching meningkat menjadi 302 pada 2024 dari 180 pada 2023. "Sebagai agent of development, BNI mendukung UMKM naik kelas, membuka lapangan kerja, hingga memperluas jaringan dan menembus pasar global," kata Okki.
Menurut data Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, UMKM berkontribusi lebih 60% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja. Kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional Indonesia mencapai sekitar 15,7% dari total ekspor.
Salah satu UMKM yang menjalankan usaha pengolahan pangan, yakni Keripik Pisang Bananania di Yogyakarta. Bananania saat ini mempekerjakan 10 orang pegawai tetap dan banyak pekerja harian lainnya.
Baca Juga
Temani Gaya Hidup Berkelas Para Japanese Enthusiasts, BNI Borong 2 Penghargaan dari JCB
Pemilik Bananania Sofyani Mirah mengungkapkan, sebagai mantan karyawan swasta, dirinya tidak punya latar belakang pengalaman berbisnis. Namun, sejak 2019 dia memulai usaha keripik pisang. "Setelah setahun menjalankan bisnis keripik pisang Bananania, saya mendaftarkan merek dagang dan dinyatakan lolos hak kekayaan intelektual (HAKI) pada 2019,” katanya.
Saat ini, produk-produk Bananania sudah diekspor ke berbagai negara, seperti Mesir, Australia, Malaysia, Filipina, Korea Selatan hingga Kanada.

