Ubah Limbah Kartu Jadi Paving Block, BCA Raih Opexcon Award 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil memperoleh dua penghargaan dari Indonesia Operational Excellence (OPEXCON) Award 2024.
Menurut SVP Operation Strategy and Development BCA Setiady, penghargaan tersebut mengukuhkan komitmen perseroan yang senantiasa berinovasi mendukung industri perbankan berkelanjutan.
"Inovasi berkelanjutan yang mengedepankan kebutuhan nasabah menjadi inti dari setiap langkah kami di BCA,” terang Setiady secara tertulis, Sabtu (14/12/2024).
Baca Juga
Sambut Natal dan Tahun Baru 2025, BCA Sediakan Uang Tunai Rp 41,2 Triliun dan Gelar Pesta Diskon
OPEXCON 2024 adalah ajang tahunan yang mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menghasilkan inovasi. Acara yang telah memasuki tahun ke-14 ini diikuti oleh 140 peserta yang telah menjalani rangkaian kegiatan, mulai dari sesi webinar, workshop, hingga tahap penjurian pada 7-11 Oktober 2024.
Kompetisi tersebut melibatkan dewan juri dari berbagai kalangan antara lain akademisi, pakar dari Kementerian Perindustrian, Universitas ternama, hingga firma konsultan internasional.
Terdapat enam kriteria utama yang menjadi dasar penilaian dewan juri, yakni didasarkan pada pemilihan proyek, metodologi, analisa masalah, solusi, skala proyek, dan keterampilan presentasi.
Acara puncak OPEXCON Award 2024 dilaksanakan di Westin Hotel, Jakarta, Kamis (21/11).
Baca Juga
Secara rinci, BCA meraih Gold Achievement kategori Service atas inovasinya dalam pengelolaan limbah kartu debit dan kredit dengan konsep celcius di BCA. Kemudian penghargaan Silver Achievement kategori Service untuk otomasi evaluasi akhir program dengan artificial intelligence and visualization tool (ARVI).
Melalui inovasi dengan konsep celcius, perseroan dapat mengubah limbah plastik dari kartu debit dan kredit kadaluarsa atau tertelan di mesin ATM, menjadi bahan campuran untuk pembuatan batu ampar atau paving block.
“Melalui inovasi pengolahan limbah kartu dan pemanfaatan teknologi berbasis AI, kami terus berkomitmen menghadirkan solusi terbaik bagi nasabah dan masyarakat luas,” ujar Setiady.
Sejak Desember 2021 hingga September 2024, BCA telah berhasil mengolah lebih dari 30.000 kg limbah kartu kredit dan debit. Sementara itu, inovasi otomasi evaluasi akhir program dengan ARVI mempermudah perseroan untuk melakukan analisis sebuah program pelatihan perusahaan secara cepat dan efisien.
Baca Juga
Gandeng Indro Warkop dan Komika ‘Agak Laen’, BCA Ajak Masyarakat Waspada Terhadap Modus Penipuan
Teknologi tersebut juga memungkinkan perseroan untuk mendapatkan wawasan dari sebuah program pelatihan yang sedang dan telah dijalankan.
“Penghargaan dari OPEXCON ini merupakan wujud pengakuan atas upaya kami dalam menciptakan solusi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan ekonomi berkelanjutan,” sambung Setiady.
Inovasi perseroan dalam memecahkan berbagai tantangan dan menghadirkan solusi bagi nasabah, juga telah mendapatkan berbagai pengakuan di kancah domestik maupun global.
Salah satunya, peningkatan mesin EDC berbasis Android (APOS) melalui implementasi robot inject APOS (RIA). Inovasi ini meraih penghargaan Top 3 Global Future Workforce di Qorus-Infosys Finacle Banking Innovation Award 2024 di Portugal, Oktober lalu.
Baca Juga
Punya Lebih dari 2,3 Juta Nasabah, DPK blu by BCA Digital Tembus Rp 11 Triliun
Tak hanya itu, GestureCam, hasil karya tim Operational & System Support BCA, meraih juara 1 di AI Driven Bot Competition 2024. Teknologi berbasis AI ini menggunakan face and gesture recognition untuk mendeteksi bahasa isyarat melalui kamera, memudahkan penyandang disabilitas dalam berinteraksi dengan robot.
“Berbagai penghargaan yang telah BCA terima merupakan hasil dari komitmen BCA terhadap inovasi terus menjadi penggerak perusahaan dalam memberikan solusi terbaik bagi nasabah. sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai pelopor transformasi di industri perbankan,” tutup Setiady.
