Cetak 1.000 Talenta Digital lewat ESG, Telkomsel Luncurkan IndonesiaNEXT Ke-9
JAKARTA, investortrust.id - Telkomsel kembali meluncurkan program corporate social responsibility (CSR) unggulan, IndonesiaNEXT ke-9. Program bertajuk #UpskillToInnovate ini ditujukan untuk mencetak 1.000 talenta digital di masa depan melalui penerapan environmental, social, and governance (ESG).
“Selaras dengan implementasi prinsip ESG oleh Telkomsel untuk menciptakan inovasi yang berdampak di era digital, program ini berfokus memberdayakan generasi muda Indonesia melalui keterampilan digital terkini, seperti teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI),” kata VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki H Bramono dalam keterangan pers yang diterima investortrust.id di Jakarta, Jumat (6/12/2024).
Menurut Saki, IndonesiaNEXT berupaya menjawab tantangan pendidikan tinggi di Indonesia, termasuk ketimpangan akses, kesenjangan kualitas, dan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri, sebagaimana dinyatakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
“IndonesiaNEXT menawarkan pelatihan dan sertifikasi berbasis teknologi, kerangka pemetaan talenta, hingga kolaborasi dengan universitas dan organisasi internasional, guna mencetak talenta digital siap berkarya dan berdampak,” ujar dia.
Saki mengungkapkan, melalui IndonesiaNEXT yang menjadi salah satu wujud penerapan prinsip ESG oleh perusahaan, Telkomsel berkomitmen memperluas akses generasi muda terhadap keterampilan digital yang relevan.
“Kami ingin menginspirasi mereka untuk menjadi inovator yang menciptakan perubahan positif bagi bangsa,” tegas dia.
Saki Bramono menjelaskan, banyak yang baru dari IndonesiaNEXT ke-9. Dari sisi kurikulum generative AI, oeserta dibekali wawasan mengenai tren teknologi terbaru. Sedangkan dari sisi sertifikasi teknologi, Telkomsel menyediakan sertifikasi berbasis kebutuhan terkini industri digital.
“Dari sisi kolaborasi global, kami melibatkan inkubator universitas dan organisasi internasional. Kami juga memantau perkembangan peserta secara sistematis sebagai bagian dari kerangka pemetaan talenta,” tutur dia.
Program IndonesiaNEXT ke-9, menurut Saki, terdiri atas lima tahapan utama. Tahap pertama yaitu national webinar & placement test berupa pelatihan digital bagi 1.000 peserta terpilih. Tahap kedua adalah tech-based certification yang mencakup sertifikasi bagi 300 peserta terbaik.
Adapun tahap ketiga, kata Saki, yaitu Ideation Bootcamp yang merupakan pengembangan keterampilan berbasis peran digital (hustler, hipster, hacker). Lalu tahap keempat adalah digitalent academy berupa pengasahan advanced skillset sesuai peran digital bagi 24 peserta terbaik.
“Tahap terkahir yaitu awarding, yakni penghargaan bagi tim dan individu terbaik di masing-masing kategori,” tutur Saki.
Saki Bramono menambahkan, pendaftaran IndonesiaNEXT ke-9 dibuka hingga 10 Maret 2025 untuk mahasiswa aktif dari semua jurusan. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi indonesianext.co.id.
Saki mengatakan, IndonesiaNEXT Goes to Campus juga akan menghadirkan national lecture dan screening test di Universitas Indonesia (UI) pada 5 Desember 2024, Universitas Airlangga (Unair) pada 13 Februari 2025, Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 18 Februari 2025, dan Telkom University pada 20 Februari 2025.
Saki mengemukakan, sejak dihelat pada 2016, IndonesiaNEXT telah diikuti oleh sedikitnya 86.000 talenta dari 38 provinsi dan telah menghasilkan lebih dari 6.800 sertifikasi keterampilan digital.
Program ini, menurut Saki, merupakan bagian dari peta jalan ekosistem inovasi digital Telkomsel bersama program dan inisiatif lain, seperti NextDev, Telkomsel Ventures, dan Indico. Program tersebut secara strategis ditujukan untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
“Telkomsel percaya talenta digital adalah kunci transformasi serta keberlanjutan ekosistem dan ekonomi digital Indonesia. Melalui IndonesiaNEXT, kami ingin mencetak technopreneur andal yang siap membawa Indonesia menuju hari yang lebih baik dan masa depan gemilang,” tandas Saki.

