Cisadane Sawit (CSRA) Raih Penghargaan ESG Awards 2024, Ini Program Unggulannya
JAKARTA, investortrust.id - PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) berhasil meraih penghargaan ESG Awards 2024 kategori small cap Platinum Star Award yang diselenggarakan oleh Investortrust di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2024).
Sebanyak 52 perusahaan dinyatakan berhak menerima penghargaan pada Investortrust ESG Awards 2024. Pemberian penghargaan ini merupakan apresiasi atas upaya perusahaan dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik ke dalam bisnisnya.
Penerimaan penghargaan ini langsung diterima oleh Archy Sinatrya selaku Asisten Manager Marketing & Communication PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA). Archy mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada perseroan.
Baca Juga
Fokus Efisiensi, Laba Cisadane Sawit Raya (CSRA) Tumbuh Positif Menjadi Rp 125,39 Miliar
“Kami berterima kasih karena ESG Awards ini adalah pembuktian, sebagai wujud komitmen kami terhadap usaha-usaha yang sudah kami lakukan untuk melengkapi aspek-aspek ESG untuk perusahaan kami dan juga sebagai komitmen kami untuk para stakeholder,” kata Archy saat sesi doorstop di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (26/11/2024).
Terkait program unggulan ESG, Archy menjabarkan saat ini perseroan telah menekan penggunaan pestisida dalam produksinya dan berupaya untuk meminimalisir penggunaan bahan-bahan kimiawi, yang mana hal itu akan berdampak ke lingkungan.
“Lalu untuk pemberantasan hama, kita sudah pakai pemberantasan hama yang menggunakan musuh biologis. Jadi kita sudah tidak pakai bahan kimia, tidak pakai pestisida. Dan juga kami juga meningkatkan penanaman pohon-pohon yang untuk mengurai emisi seperti meranti, kapur, lalu jambu-jambuan,” terang dia.
Tak hanya itu, dalam kegiatan sosialnya Archy menambahkan, melalui salah satu anak usahanya di Sumatera Selatan, yakni PT Abiputra Bina Inter (PT ABI), telah mengadakan sosialisasi dan pembentukan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) di Desa Sebalik, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Kegitan ini untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian khusus bagi pelaku usaha perkebunan.

