Dukung Emisi Nol Bersih, PHE ONWJ Teken Perjanjian Studi Bersama Carbon Capture, Transportation and Storage
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menandatangani perjanjian kajian bersama (joint study agreement/JSA) “Feasibility Study on Carbon Capture, Transportation and Storage” dengan POSCO International di sela kegiatan Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2024 di Jakarta Convention Center, baru-baru ini.
Ruang lingkup JSA meliputi studi yang dilakukan POSCO International untuk mengidentifikasi lokasi penyimpanan CO2 di wilayah kerja lepas pantai ONWJ pada area saline aquifer, atau lapisan yang mengandung air garam, dengan potensi perluasan ke area reservoir yang sudah tidak berproduksi. Wilayah kerja PHE ONWJ terpilih sebagai lokasi kajian untuk penyimpanan karbon karena faktorkedekatan jarak dengan wilayah POSCO International di Cilegon.
Selain PHE ONWJ, penandatangan JSA ini juga dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Pertamina International Shipping (PIS), PT Perusahaan Gas Negara, Tbk. (PGN), dan PT Pertamina Power Indonesia (PPI).
Baca Juga
Dari Laut Jawa, PHE ONWJ Gelar Upacara HUT RI dan Lepas FSO Arco Ardjuna
“Penandatanganan JSA ini diharapkan dapat memperkuat upaya Pertamina dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pencapaian target emisi nol bersih (net zero emission) Pemerintah Indonesia,” jelas General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama dalam keterangannya, Rabu (11/9/2024).
Mengutip laporan organisasi PBB Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2021, saat ini bumi mengalami suhu terpanas dalam sejarah. Kondisiini telah menyebabkan sejumlah wilayah di bumi mengalami penurunan kualitasdaya dukung kehidupan yang berdampak buruk terhadap keseimbangan ekologis.Untuk itu diperlukan upaya global bersama untuk mengurangi emisi gas rumah kacadan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi.
Baca Juga
Sebagai langkah nyata, PT Pertamina (Persero) secara konsisten menerapkanstrategi pertumbuhan ganda dalam memperkuat operasi dan bisnisnya. Di satu sisi, Pertamina mengemban tugas utama yakni mendukung ketahanan energi nasional guna mendukung perkembangan ekonomi negeri.
Sementara itu, seiring amanah tersebut, perseroan juga bertanggung jawab untuk mengembangkan sektor energi baru dan terbarukan beremisi karbon rendah demi keberlanjutan.

